RADAR SURABAYA — Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat pesisir untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir rob di pesisir Kota Surabaya. Peringatan ini berkaitan dengan fase bulan purnama yang akan terjadi pada 9 Agustus 2025 pukul 14.54 WIB.
Kondisi pasang maksimum air laut diprediksi dapat menyebabkan naiknya muka air di sejumlah wilayah pesisir. Beberapa kawasan yang diminta waspada antara lain Kalimas Baru, Kalianak, Greges, Tambak Sarioso, Kenjeran, Nambangan, Bulak hingga Kenjeran.
BMKG mencatat bahwa kombinasi antara fase bulan purnama dan hembusan angin timur-tenggara dengan kecepatan 6 hingga 25 knot dapat memicu gelombang tinggi serta peningkatan risiko banjir rob. Meski Laut Jawa dan Selat Madura masih dalam kategori aman, masyarakat tetap diminta untuk tidak lengah.
“Naiknya muka air laut saat pasang bisa berdampak pada aktivitas pelabuhan, nelayan, dan masyarakat sekitar pesisir. Kami sarankan untuk memantau perkembangan cuaca serta mengikuti arahan pihak berwenang,” ujar Prakirawan BMKG Maritim Tanjung Perak, Arrizal R. Fatoni.
Warga diminta untuk tidak beraktivitas terlalu dekat dengan bibir pantai saat gelombang pasang terjadi, terutama di waktu-waktu kritis mendekati puncak bulan purnama. Selain itu, pelaku usaha di sektor maritim dan perikanan juga diimbau menyesuaikan jadwal operasional untuk menghindari kerugian.
BMKG akan terus memantau perkembangan cuaca dan gelombang laut, serta memberikan informasi terkini guna memastikan keselamatan masyarakat. (*)
Editor : Lambertus Hurek