Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Populasi Satwa Langka di KBS Mulai Meningkat, Total Koleksi Capai 2.230 Ekor

Muhammad Firman Syah • Selasa, 29 Juli 2025 | 06:36 WIB
Kepala Humas KBS, Lintang Ratri Sunarwidhi, menjelaskan bahwa sekitar 60 persen satwa yang ada merupakan spesies endemik Indonesia, sedangkan sisanya berasal dari luar negeri.
Kepala Humas KBS, Lintang Ratri Sunarwidhi, menjelaskan bahwa sekitar 60 persen satwa yang ada merupakan spesies endemik Indonesia, sedangkan sisanya berasal dari luar negeri.

Surabaya - Kebun Binatang Surabaya (KBS) terus memperkuat perannya sebagai lembaga konservasi satwa yang aktif. Hingga saat ini, tercatat sekitar 230 spesies hewan dengan total populasi mencapai 2.230 ekor menghuni area konservasi tersebut.

Kepala Humas KBS, Lintang Ratri Sunarwidhi, menjelaskan bahwa sekitar 60 persen satwa yang ada merupakan spesies endemik Indonesia, sedangkan sisanya berasal dari luar negeri. Untuk mendukung pelestarian, KBS menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) serta lembaga konservasi lainnya.

"Kami memiliki beberapa satwa yang dulunya masuk dalam kategori terancam punah, namun setelah dilakukan penanganan dan perawatan di KBS, populasinya kini mulai meningkat," ujar Lintang Senin, (28/7).

Ia menegaskan bahwa KBS bukan sekadar destinasi wisata, melainkan lembaga konservasi yang menyediakan fasilitas penangkaran khusus guna menjamin kelangsungan hidup satwa-satwa langka.

"Hal ini karena KBS bukan hanya tempat wisata, tetapi merupakan lembaga konservasi, sehingga kami menyediakan fasilitas penangkaran untuk menjaga kelangsungan hidup satwa-satwa langka tersebut," imbuhnya.

Untuk mendukung perawatan satwa, KBS memiliki tim medis yang terdiri dari sembilan dokter hewan dengan spesialisasi berbeda, mencakup reptil, aves (burung), mamalia kecil, dan mamalia besar. Namun, tanggung jawab terhadap kesehatan satwa menjadi kewajiban bersama seluruh karyawan KBS.

Beberapa spesies memerlukan penanganan khusus, terutama jenis ikan dan ular.

"Perawatan yang paling menantang adalah untuk jenis ikan dan ular," jelas Lintang.

Sebagai bagian dari edukasi publik, KBS secara rutin menggelar pertunjukan satwa dalam berbagai event. Penampilan dilakukan secara bergiliran agar semua spesies memiliki kesempatan tampil tanpa mengalami stres akibat paparan berlebihan.

Kehadiran KBS kini tidak hanya berfungsi sebagai tempat hiburan, tetapi juga sebagai pusat edukasi dan konservasi. Melalui kerja sama lintas instansi dan keterlibatan internal, KBS terus berkomitmen menjaga keberlangsungan hidup satwa langka maupun umum. (mel/gab/fir)

Editor : M Firman Syah
#populasi hewan #kbs #populasi #satwa langka