Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

KONI Jatim Gerak Cepat! Pelatih Terbaik Dicari Demi Atlet Juara

Andy Satria • Senin, 28 Juli 2025 | 22:44 WIB
Ketua Umum KONI Jatim Muhammad Nabil.
Ketua Umum KONI Jatim Muhammad Nabil.

RADAR SURABAYA – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur mengambil langkah strategis dalam memperkuat pembinaan prestasi olahraga dengan menggelar proses screening bagi calon pelatih Pemusatan Latihan Daerah (Puslatda) serta pelatih cabang olahraga bela diri. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai 28 hingga 30 Juli 2025, di Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Universitas Negeri Surabaya (Unesa).

Sebanyak 293 pelatih dari berbagai cabang olahraga mengikuti seleksi ketat yang melibatkan evaluasi menyeluruh terhadap pengalaman melatih, pencapaian prestasi, serta kepribadian sebagai faktor penentu kekompakan dan harmonisasi tim.

Ketua KONI Jawa Timur, Muhammad Nabil, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program jangka panjang pembinaan olahraga prestasi, terutama untuk menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2028 di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.

Screening ini bertujuan untuk dua hal. Pertama, sebagai persiapan jangka pendek menghadapi PON bela diri. Kedua, sebagai investasi jangka panjang menyongsong PON 2028. Mereka yang disaring adalah pelatih yang terbukti sukses membawa atlet meraih medali emas dan perak di PON Aceh–Sumut. Namun, itu baru parameter awal,” ujar Nabil, Senin (28/7).

Seleksi Pelatih Puslatda Diuji dari Akademik hingga Karakter

Dalam proses seleksi ini, para pelatih tidak hanya dinilai dari sisi teknis. Mereka juga diminta menyusun program pembinaan jangka menengah, yang kemudian diuji oleh tim dari Pendidikan dan Penataran (Diktar) serta Bina Prestasi (Binpres) KONI Jatim.

“Diktar menilai dari aspek akademis, sedangkan Binpres dari sisi praktis. Pelatih juga harus bisa menjadi penengah dalam konflik internal, bukan justru sumber masalah. Kenyamanan dan kekompakan tim sangat menentukan hasil akhir di lapangan,” tegas Nabil.

Penekanan pada Kualitas dan Karakter Pelatih

Prof. Dr. M.E. Winarno dari Diktar KONI Jatim menambahkan bahwa screening tahun ini jauh lebih komprehensif dibanding sebelumnya. Selain pengalaman melatih, kepribadian pelatih menjadi parameter penting untuk menjaga stabilitas tim.

“Kami berusaha menjaga objektivitas penilaian. Keputusan akhir tetap ada di tangan Ketua KONI Jatim, tetapi hasil screening menjadi referensi utama dalam menentukan pelatih yang akan mendampingi atlet di ajang nasional,” ujarnya.

Prof. Winarno juga menekankan bahwa Jawa Timur sebagai salah satu barometer olahraga nasional, bersama DKI Jakarta dan Jawa Barat, harus terus menjaga standar mutu pembinaan.

Optimalkan Persiapan Menuju PON 2028

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen KONI Jatim dalam menyusun fondasi prestasi jangka panjang, memperkuat kualitas sumber daya manusia olahraga, dan memastikan pembinaan berjalan secara profesional dan terukur.

Dengan proses seleksi pelatih yang ketat dan berstandar tinggi, KONI Jatim optimistis bisa menghadirkan pelatih terbaik yang mampu membawa Jawa Timur meraih prestasi gemilang di PON 2028 dan kejuaraan olahraga lainnya.(sam)

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#Pendidikan dan Penataran #puslatda #Diktar #Jawa Timur #Muhammad Nabil #KONI Jatim #Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI)