Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Pendaki Asal Sukabumi Meninggal di Gunung Slamet, Dievakuasi Tim SAR Melalui Jalur Bambangan

Muhammad Firman Syah • Minggu, 27 Juli 2025 | 22:32 WIB
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Cilacap, M Abdullah, menjelaskan pihaknya menerima laporan awal pada Sabtu (26/7) pukul 16.30 WIB dari seorang porter yang mengabarkan adanya pendaki
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Cilacap, M Abdullah, menjelaskan pihaknya menerima laporan awal pada Sabtu (26/7) pukul 16.30 WIB dari seorang porter yang mengabarkan adanya pendaki

Purbalingga – Seorang pendaki asal Sukabumi, Jawa Barat, bernama Yuswandi, 46, dilaporkan meninggal dunia saat mendaki Gunung Slamet melalui jalur Bambangan, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah. Jenazah berhasil dievakuasi tim SAR gabungan pada Minggu (27/7) pukul 00.30 WIB.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Cilacap, M Abdullah, menjelaskan pihaknya menerima laporan awal pada Sabtu (26/7) pukul 16.30 WIB dari seorang porter yang mengabarkan adanya pendaki dalam kondisi darurat di Pos 5.

"Kurang lebih pukul 16.30 WIB, Pos Pendakian Gunung Slamet menerima laporan dari porter bahwa satu orang pendaki mengalami sakit dan membutuhkan evakuasi segera," ujar Abdullah dalam keterangannya, Minggu (27/7).

Sekitar satu jam setelah laporan diterima, seorang pendaki lain yang juga merupakan tenaga medis menyatakan Yuswandi telah meninggal dunia pada pukul 17.45 WIB.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit Siaga SAR Banyumas diberangkatkan pukul 18.45 WIB, diikuti tim dari Basarnas Cilacap yang berangkat pada pukul 19.56 WIB. Tim SAR gabungan yang terdiri dari tiga unit pencarian dan penyelamatan membawa perlengkapan evakuasi lengkap dan menyusuri jalur pendakian Bambangan.

Pada pukul 21.11 WIB, tim tiba di Pos 4 dan mendapat informasi lanjutan dari porter terkait posisi korban. Proses evakuasi dilakukan sepanjang malam hingga jenazah berhasil diturunkan dan tiba di View Slamet, Dukuh Bambangan, Desa Kutabawa, Kecamatan Karangreja, Minggu (27/7) dini hari.

"Jenazah Yuswandi berhasil diturunkan dan tiba di View Slamet, Dukuh Bambangan, Desa Kutabawa, Kecamatan Karangreja, pada pukul 00.30 WIB," jelas Abdullah.

Jenazah kemudian dibawa ke RSUD dr R Goeteng Taroenadibrata, Purbalingga, untuk pemeriksaan medis sebelum dipulangkan ke rumah duka di Kabupaten Sukabumi.

"Dengan selesainya evakuasi, operasi SAR resmi ditutup dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing," tutup Abdullah.

Gunung Slamet merupakan puncak tertinggi di Jawa Tengah dengan ketinggian 3.428 meter di atas permukaan laut. Jalur Bambangan, yang menjadi rute pendakian terpopuler, dikenal memiliki medan yang berat dan memerlukan kesiapan fisik yang optimal dari para pendaki. (nad/gab/fir)

Editor : M Firman Syah
#tim sar #evakuasi #pendaki #meninggal #gunung slamet