RADAR SURABAYA – Kapal legendaris KM Umsini resmi ditarik menuju galangan PT PAL Surabaya untuk menjalani perbaikan pascakebakaran yang terjadi pada Juni 2024 lalu. Proses towing dilakukan oleh kapal AHTS Transko Moloko dan dimulai dari Pelabuhan Makassar, Sulawesi Selatan.
KM Umsini dikenal sebagai kapal bersejarah yang telah melayani berbagai rute pelayaran di Indonesia, mulai dari wilayah timur seperti Maumere, Larantuka, Lewoleba, Kupang, hingga ke Jakarta dan Kijang di Sumatera, melewati rute Sulawesi.
Meski sudah berusia 39 tahun, kapal ini tetap menjadi andalan masyarakat perantau. Tak sedikit warga yang menyampaikan doa dan harapan agar KM Umsini bisa segera pulih dan kembali aktif berlayar seperti sedia kala.
"KM Umsini, umurmu memang tak muda lagi. Tapi jasamu sangat besar dalam dunia pelayaran Indonesia," Koli Baran, warga Adonara NTT, yang ikut menyaksikan proses keberangkatan kapal dari pelabuhan.
Untuk sementara, rute yang biasa dilayani KM Umsini akan digantikan oleh KM Tidar. Namun, banyak penumpang setia mengaku tetap merindukan sosok kapal yang penuh kenangan ini.
Perjalanan towing ke galangan kapal PT PAL di Surabaya diperkirakan akan memakan waktu beberapa hari, tergantung kondisi cuaca di laut. PT Pelni selaku operator kapal berharap proses perbaikan dapat segera rampung agar KM Umsini bisa kembali meramaikan pelayaran nasional. (*)
Editor : Lambertus Hurek