RADAR SURABAYA – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tanjung Perak mengeluarkan peringatan dini terkait potensi pasang air laut maksimum yang diprediksi terjadi pada 22 hingga 27 Juli 2025.
Fenomena ini berpotensi memengaruhi wilayah pesisir Surabaya, terutama di kawasan Surabaya Pelabuhan dan Surabaya Timur.
Dalam rilis resminya, BMKG menyebutkan bahwa ketinggian air laut diperkirakan mencapai 130 hingga 140 cm. Ketinggian ini akan terjadi pada pukul 09.00 hingga 12.00 WIB selama periode tersebut.
Wilayah yang berisiko terdampak meliputi kawasan Surabaya Pelabuhan termasuk Surabaya Utara seperti Benowo, serta wilayah Surabaya Timur seperti Kenjeran dan sekitarnya.
“Kami mengimbau masyarakat, terutama yang bermukim dan beraktivitas di sekitar pesisir Surabaya, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi genangan atau banjir rob,” ujar BMKG Tanjung Perak dalam keterangannya.
BMKG juga mengingatkan agar warga terus memantau informasi terkini dan mengikuti arahan dari pemerintah daerah serta instansi terkait guna mengantisipasi dampak yang mungkin ditimbulkan. (*)
Editor : Lambertus Hurek