Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Jawa Timur Pelopori Penggunaan Gelang RFID di Lomba Selam Open Water Porprov IX 2025

Andy Satria • Jumat, 4 Juli 2025 | 23:04 WIB
Open Water Swimming Porprov Jatim IX 2015 di Bendungan Lahor.
Open Water Swimming Porprov Jatim IX 2015 di Bendungan Lahor.

RADAR SURABAYA – Provinsi Jawa Timur kembali mencetak sejarah di dunia olahraga dengan menjadi pelopor penggunaan gelang RFID dalam cabang olahraga selam Open Water Finswimming.

Alat ini digunakan pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025.

Perlombaan yang digelar pada 3–4 Juli 2025 di Bendungan Lahor, Kabupaten Malang, ini menjadi lomba pertama di Indonesia yang menerapkan dual timing system, yaitu kombinasi gelang RFID Feibot dan touchpad elektronik untuk pencatatan waktu secara presisi.

Pertama di Indonesia, Kombinasi Dua Sistem Pencatatan Waktu

Dalam lomba ini, panitia menggabungkan dua sistem pencatatan waktu demi memastikan hasil yang akurat, cepat, dan bebas kesalahan manual. Sistem pertama adalah touchpad elektronik yang dipasang di garis finis.

Sistem kedua menggunakan gelang RFID Feibot yang dikenakan oleh setiap atlet di tangan kanan dan kiri.

“Penggunaan RFID ini bukan sekadar teknologi, tetapi pernyataan bahwa olahraga daerah bisa dan harus berkembang mengikuti standar dunia,” ujar Ketua Pengprov POSSI Jatim, Mirza Muttaqien.

Ia menambahkan, langkah ini merupakan bagian dari transformasi digital olahraga yang menekankan nilai transparansi, integritas, dan modernisasi tata kelola pertandingan.

Cara Kerja Gelang RFID Feibot di Lomba Selam

Feibot RFID merupakan teknologi pencatatan waktu otomatis berbasis gelombang radio yang telah digunakan secara global dalam ajang seperti triathlon dan lari jarak jauh.

Dalam perlombaan Open Water Finswimming, sistem ini mendeteksi sinyal dari gelang RFID ketika atlet melewati titik pembacaan (reader) di garis finis.

Setiap atlet mengenakan dua gelang untuk mengantisipasi perubahan posisi tubuh akibat arus air.

Sinyal pertama yang terbaca akan dicatat sebagai waktu resmi, sementara sinyal dari gelang kedua berfungsi sebagai cadangan.

Sebelum perlombaan dimulai, setiap gelang RFID dipetakan dalam sistem perangkat lunak Feibot. Saat atlet menyentuh garis finis, sinyal dari gelang akan ditangkap oleh antena yang dipasang di

pelampung atau papan apung, lalu dikirim ke sistem untuk diverifikasi secara otomatis. Ini memastikan waktu start dan finis tercatat secara real-time dan akurat.

Photo
Photo

Lebih Higienis dan Tangguh di Air Terbuka

Selain memberikan hasil yang presisi, sistem RFID juga dinilai lebih higienis karena tidak membutuhkan sentuhan fisik, dan tangguh menghadapi medan perairan terbuka yang penuh tantangan seperti gelombang dan perubahan arah perenang.

Keunggulan ini menjadikan RFID sebagai solusi ideal untuk cabang olahraga yang digelar di alam terbuka dan memiliki tingkat kompleksitas tinggi, seperti finswimming.

Jatim Pelopori Digitalisasi Olahraga Air Tingkat Provinsi

Dengan suksesnya implementasi sistem RFID di cabang selam, Jawa Timur resmi menjadi pelopor digitalisasi teknologi olahraga air di tingkat provinsi.

Keberhasilan ini tidak hanya mencerminkan keseriusan daerah dalam melakukan pembinaan atlet, tetapi juga menunjukkan bahwa transformasi digital dalam olahraga bukan lagi masa depan—melainkan kenyataan hari ini.

Langkah inovatif ini diharapkan menjadi inspirasi bagi provinsi lain di Indonesia untuk mulai menerapkan teknologi serupa demi meningkatkan profesionalisme, akurasi, dan keadilan dalam pertandingan olahraga.(sam)

 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#Porprov Jatim IX 2025 #Finswimming #Open Water Finswimming #Porprov Jatim