Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Kakanwil Ditjenpas Jatim Tutup Kegiatan Orientasi CPNS 2024, Tanamkan Karakter ASN yang Kuat dan Berintegritas

Suryanto • Senin, 30 Juni 2025 | 14:18 WIB
RESMI: Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur, Kadiyono  menutup kegiatan Orientasi CPNS 2024 yang diselenggarakan oleh Kanwil Ditjenpas Jatim di Lapas Kelas I Surabaya.
RESMI: Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur, Kadiyono menutup kegiatan Orientasi CPNS 2024 yang diselenggarakan oleh Kanwil Ditjenpas Jatim di Lapas Kelas I Surabaya.

RADAR SIDOARJO — Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur, Kadiyono, secara resmi menutup kegiatan Orientasi CPNS 2024 yang diselenggarakan oleh Kanwil Ditjenpas Jatim di Lapas Kelas I Surabaya, Sabtu (28/6).

Penutupan ini dihadiri oleh seluruh jajaran pejabat Kanwil serta para Kepala UPT Pemasyarakatan se-Jawa Timur.

Rangkaian kegiatan penutupan diawali dengan upacara pelepasan tanda peserta orientasi secara simbolis, yang menandai berakhirnya fase pembentukan awal dan kesiapan para peserta untuk memasuki dunia kerja sebagai Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemasyarakatan.

Dalam upacara tersebut, Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Kanwil Ditjenpas Jatim, Ishadi Maja Prayitno, membacakan secara resmi laporan hasil kegiatan orientasi CPNS 2024.

Laporan tersebut memuat rangkaian proses pembinaan yang telah dijalani peserta, mulai dari pembentukan disiplin, peningkatan ketahanan fisik dan mental, hingga penguatan nilai-nilai integritas dan loyalitas sebagai calon ASN Pemasyarakatan.

Seluruh pejabat yang hadir menyimak laporan tersebut dengan saksama sebagai bentuk penghargaan atas hasil kerja keras seluruh pihak.

Dalam sambutannya saat upacara, Kakanwil Kadiyono menyampaikan rasa bangga dan apresiasi setinggi-tingginya atas semangat serta dedikasi para peserta orientasi.

Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya agenda pelatihan biasa, tetapi momentum penting untuk menanamkan karakter ASN yang kuat dan berintegritas.

“Saya menyaksikan langsung proses yang luar biasa ini. Rekan-rekan CPNS telah melalui banyak tantangan, mulai dari latihan fisik, mental, hingga emosi. Tapi hari ini, saya melihat wajah wajah yang lebih kuat, lebih siap, dan lebih bersinar. Inilah transformasi yang sangat impresif!” ucap Kakanwil disambut tepuk tangan dari jajaran yang hadir.

Ia juga mengingatkan agar seluruh nilai yang telah ditanamkan selama orientasi seperti disiplin, loyalitas, integritas, dan tanggung jawab dapat terus dibawa dalam pelaksanaan tugas sehari-hari di lingkungan Pemasyarakatan.

Usai upacara, para peserta menampilkan hasil dari seluruh rangkaian orientasi yang telah mereka jalani.

Pertunjukan dimulai dengan atraksi baris-berbaris (LKBB) yang mencerminkan kedisiplinan tinggi, diikuti dengan yel-yel semangat dari tiap kelompok yang menggema memenuhi halaman.

Selanjutnya, peserta menampilkan seni bela diri yang menunjukkan kesiapan fisik dan keterampilan menghadapi tantangan, serta aksi flash mob yang memperlihatkan kekompakan dan kreativitas dalam kebersamaan.

Kegiatan penutupan semakin meriah saat seluruh peserta diajak berjoget bersama Kakanwil. Suasana formal pun berubah menjadi penuh tawa dan kegembiraan.

Langkah-langkah sederhana namun penuh energi itu menjadi pelepas penat setelah melewati berbagai fase pembinaan yang intens.

Kakanwil Kadiyono pun tak ragu membaur bersama para peserta. Ia menari, tersenyum, dan menyemangati mereka secara langsung, menciptakan suasana akrab yang memperkuat ikatan antara pimpinan dan peserta.

Momen ini menjadi simbol kepemimpinan yang humanis dan inspiratif.

Rasa haru dan bangga juga tampak dari wajah para peserta. Banyak di antara mereka mengaku bahwa orientasi ini telah mengubah pandangan mereka terhadap profesi yang akan mereka jalani.

Pengalaman yang melelahkan selama orientasi justru membentuk karakter, solidaritas, dan kesadaran yang mendalam tentang makna pengabdian.

Sejumlah Kepala UPT yang hadir pun turut menyampaikan kesan positif atas penyelenggaraan kegiatan ini.

Mereka menilai pendekatan yang menyeluruh fisik, mental, dan emosional adalah bentuk pembinaan yang efektif untuk mencetak ASN Pemasyarakatan yang andal dan tangguh.

Dengan berakhirnya kegiatan ini, para peserta CPNS 2024 resmi memasuki fase berikutnya dalam perjalanan pengabdian mereka.

Orientasi bukanlah akhir, melainkan awal dari proses panjang menuju pelayanan yang profesional dan bermartabat di lingkungan Pemasyarakatan.

Penutupan orientasi ini menjadi penanda bahwa Kanwil Ditjenpas Jawa Timur tidak hanya fokus pada kesiapan administratif para CPNS, tetapi juga pada pembentukan karakter, etos kerja, dan jiwa pengabdian melalui pendekatan yang menyentuh fisik, mental, dan hati. (sur/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#kanwil #lapas #orientasi #ditjenpas #cpns