Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Kapal Induk AS USS Nimitz Melintasi Perairan Indonesia, Kapuspen TNI Ungkap Tak Ada Pelanggaran

Guntur Irianto • Rabu, 25 Juni 2025 | 18:04 WIB
TERPANTAU : Kapal Induk AS USS Nimitz saat melintasi di Perairan Indonesia. Kapuspen TNI pastikan tidak ada pelanggaran. (IST/RADAR SURABAYA)
TERPANTAU : Kapal Induk AS USS Nimitz saat melintasi di Perairan Indonesia. Kapuspen TNI pastikan tidak ada pelanggaran. (IST/RADAR SURABAYA)

RADAR SURABAYA - Sempat menjadi perbincangan publik, kapal induk Amerika Serikat (AS) USS Nimitz melintasi Perairan Indonesia. Video ini viral di media sosial (medsos) dan menjadi perbincangan. Terutama terkait tindakan Indonesia yang saat itu wilayahnya dilalui kapal perang tersebut. Kapuspen TNI memastikan tidak ada yang dilanggar oleh kapal tersebut.

Kapuspen TNI Mayjen TNI Kristomei Sianturi, dilansir dari Jawa Pos, mengatakan, kapal induk bertenaga nuklir ini bergerak dengan pengawalan ketat oleh tiga kapal fregat AS. Mereka melintasi Perairan Indonesia menuju ke Timur Tengah. 

"Pelayaran kapal induk AS tersebut sepenuhnya mematuhi aturan internasional. Tidak ada yang dilanggar oleh USS Nimitz saat melintasi Perairan Indonesia," katanya.

Baca Juga: De Krokodillen, Jejak Awal Klub Sepak Bola di Surabaya yang Terlupakan

Ia mengungkapkan, kapal ini emanfaatkan hak lintas transit yang diatur dalam Konvensi Hukum Laut Internasional atau UNCLOS 1982. 

”Sesuai aturan, setiap kapal asing, termasuk kapal perang, diperbolehkan melintas tanpa memerlukan izin negara pantai, selama memenuhi ketentuan pelayaran internasional dan tidak mengancam keamanan wilayah yang dilintasi,” terangnya.

Tiga kapal perang fregat yang mengawal USS Nimitz terdiri atas USS Curtis Wilbur (DDG-54), USS Gridley (DDG-101), dan USS Lenah Sutcliffe Higbee (DDG-123). Kapal-kapal tersebut terdeteksi berada di wilayah Perairan Indonesia pada 17 Juni 2025. 

”Dan berdasarkan pantauan terakhir tanggal 23 Juni 2025, gugus tempur kapal induk tersebut telah berada sekitar 100 nautical miles di selatan Selat Hormuz, wilayah Timur Tengah,” imbuhnya. (jpc/gun) 

Editor : Guntur Irianto
#berita TNI terbaru #tni #perairan #Berita Perang Timur Tengah #peraturan #amerika serikat (AS) #Israel #iran #AS #Tindakan #indonesia #mabes tni #pelanggaran #perang #posisi #USS Nimitz #Kapuspen #Berita Nasional #Perang Israel dan Iran #kapal #Tidak Ada #induk