RADAR SURABAYA - Balon udara membawa petasan berbagi ukuran dengan diameter tiga meter hampir saja membakar sebuah rumah warga di Tonatan, Ponorogo. Balon tersebut jatuh di pekarangan rumah dalam kondisi terbakar dan juga petasan di dalamnya. Beruntung, warga berhasil memadamkan sebelum api membesar.
Dilansir dari Antara, Parni, pemilik pekarangan, mengatakan balon jatuh sekitar pukul 10.00 WIB dalam kondisi masih mengeluarkan api. “Saat jatuh masih ada apinya, walaupun tidak besar. Saya langsung panik, ambil air dan menyiramnya,” ujarnya.
Bagian bawah balon ini bahkan masih terdapat petasan berbagai ukuran yang belum sempat menyala. Polsek Ponorogo langsung ke lokasi dan mengamankan balon tersebut.
Sementara itu, anggota Polsek Ponorogo Aiptu Hartono membenarkan adanya kejadian tersebut. Balon udara ini kemudian diamankan untuk dilakukan penyelidikan.
“Balon udara ini pertama kali ditemukan warga bernama Suheri. Saat kami tiba, apinya sudah dipadamkan. Balon langsung kami bawa ke mapolsek,” katanya.
Ia menjelaskan, balon berdiameter sekitar tiga meter dengan tinggi tujuh meter itu berpotensi membahayakan karena membawa bahan peledak.
“Balon udara dengan petasan sangat berbahaya. Selain melanggar hukum, juga mengancam keselamatan warga,” ujarnya. (ant/gun)
Editor : Guntur Irianto