Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

9 Tradisi Idul Adha di Berbagai Negara, Ada Mengoleskan Henna hingga Parade Kuda

Nurista Purnamasari • Rabu, 4 Juni 2025 | 14:45 WIB
Selain sebagai momen ibadah dan refleksi spiritual, perayaan ini juga memiliki berbagai tradisi unik yang berbeda di setiap negara.
Selain sebagai momen ibadah dan refleksi spiritual, perayaan ini juga memiliki berbagai tradisi unik yang berbeda di setiap negara.

RADAR SURABAYA - Idul Adha adalah salah satu hari raya besar dalam Islam yang dirayakan oleh umat Muslim di seluruh dunia.

Selain sebagai momen ibadah dan refleksi spiritual, perayaan ini juga memiliki berbagai tradisi unik yang berbeda di setiap negara.

Dari prosesi penyembelihan hewan kurban hingga festival budaya, setiap negara memiliki cara tersendiri dalam merayakan Idul Adha.

Tradisi Idul Adha di Berbagai Negara

1. Arab Saudi: Pusat Ibadah Haji
Sebagai tempat suci bagi umat Islam, Arab Saudi menjadi pusat perayaan Idul Adha yang paling sakral. Jutaan umat Muslim dari seluruh dunia berkumpul di Mekkah untuk menunaikan ibadah haji. Setelah menyelesaikan rangkaian ibadah haji, para jamaah dan masyarakat setempat menyembelih hewan kurban sebagai bentuk ketaatan kepada Allah.

Ilustrasi jemaah haji pada musim haji.
Ilustrasi jemaah haji pada musim haji.

2. Pakistan: Perayaan Selama Empat Hari
Di Pakistan, Idul Adha dirayakan selama empat hari dan ditetapkan sebagai hari libur nasional. Masyarakat biasanya menyimpan hewan kurban di rumah mereka sebelum disembelih. Setelah prosesi penyembelihan, daging kurban dibagikan kepada keluarga dan masyarakat sekitar. Uniknya, banyak keluarga di Pakistan mengadakan pesta barbeque untuk menikmati daging kurban bersama.

3. Maroko: Tradisi Henna pada Hewan Kurban
Di Maroko, Idul Adha dikenal sebagai "Lebaran Agung" dan dirayakan dengan penuh kemeriahan. Salah satu tradisi unik yang dilakukan adalah mengoleskan henna pada tanduk hewan kurban sebelum disembelih. Tradisi ini dipercaya membawa keberkahan bagi keluarga yang berkurban. Selain itu, masyarakat Maroko juga menyajikan hidangan khas seperti kebab dan couscous.

4. Indonesia: Manten Sapi dan Grebeg Gunungan
Indonesia memiliki berbagai tradisi unik dalam merayakan Idul Adha. Di Pasuruan, Jawa Timur, terdapat tradisi Manten Sapi, di mana sapi kurban dihias dengan kain kafan dan bunga sebelum diserahkan ke masjid. Sementara itu, di Yogyakarta, masyarakat menggelar Grebeg Gunungan, yaitu arak-arakan hasil bumi yang kemudian dibagikan kepada masyarakat sebagai simbol keberkahan.

5. Nigeria: Hawan Daushe
Di Nigeria, terdapat tradisi Hawan Daushe, yaitu parade kuda yang dilakukan oleh keluarga kerajaan dan masyarakat setempat. Perayaan ini menjadi ajang untuk mempererat hubungan sosial dan berbagi kebahagiaan dengan sesama.

Tradisi Hawan Daushe di Nigeria, yaitu parade kuda yang dilakukan oleh keluarga kerajaan dan masyarakat.
Tradisi Hawan Daushe di Nigeria, yaitu parade kuda yang dilakukan oleh keluarga kerajaan dan masyarakat.

6. Filipina: Uang di Bawah Kursi
Di Filipina, keluarga Muslim sering mengadakan makan bersama saat Idul Adha. Uniknya, tuan rumah biasanya meletakkan sejumlah uang di bawah penutup kursi sebagai kejutan bagi tamu yang duduk di kursi tersebut.

7. Turkmenistan: Ayunan Penghapus Dosa
Di Turkmenistan, masyarakat memasang ayunan besar di berbagai sudut kota. Mereka percaya bahwa menggunakan ayunan ini dapat membantu membersihkan dosa-dosa mereka.

8. Aljazair: Membeli Kayu dan Batu Bara
Masyarakat Aljazair memiliki kebiasaan membeli kayu dan batu bara pada hari pertama Idul Adha. Ini dilakukan sebagai persiapan untuk memasak makanan khas yang akan disajikan di meja besar.

9. Malaysia: Open House dan Dekorasi Jalan
Di Malaysia, perayaan Idul Adha ditandai dengan open house, di mana rumah-rumah terbuka untuk menerima tamu. Selain itu, jalan-jalan dihiasi dengan rangkaian bunga yang indah.

Idul Adha bukan hanya sekadar perayaan ibadah, tetapi juga menjadi momen budaya yang memperlihatkan keberagaman tradisi di berbagai negara.

Dari prosesi haji di Arab Saudi hingga parade kuda di Nigeria, setiap negara memiliki cara unik dalam merayakan hari raya kurban.

Tradisi-tradisi ini tidak hanya memperkaya budaya Islam, tetapi juga mempererat hubungan sosial dan nilai-nilai kebersamaan di masyarakat. (nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#maroko #tradisi idul adha #henna #kurban #ibadah haji