Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Arab Saudi Umumkan Penampakan Bulan Sabit Dzulhijjah, 5 Juni Hari Arafah, 6 Juni Idul Adha

Rahmat Adhy Kurniawan • Rabu, 28 Mei 2025 | 12:09 WIB
Jemaah Haji mulai memadati Makkah sebelum memulai ibadah haji yang dimulai pada 4 Juni dengan melakukan Tarwiyah bermalam di Mina.
Jemaah Haji mulai memadati Makkah sebelum memulai ibadah haji yang dimulai pada 4 Juni dengan melakukan Tarwiyah bermalam di Mina.

RADAR SURABAYA- Arab Saudi secara resmi mengumumkan pada Selasa bahwa bulan sabit Dzulhijjah telah terlihat, menandai dimulainya salah satu bulan paling suci dalam kalender Islam.

Dengan demikian, ibadah haji tahunan akan dimulai pada 4 Juni 2025, menyusul konfirmasi penampakan bulan oleh observatorium kerajaan.

Penampakan bulan sabit ini juga menetapkan bahwa Hari Arafah akan jatuh pada Kamis, 5 Juni 2025, disusul oleh Idul Adha pada 6 Juni 2025, sebagaimana dikonfirmasi oleh otoritas Saudi.

Makna Idul Adha dan Ibadah Haji

Idul Adha, yang juga dikenal sebagai Hari Raya Kurban, merupakan hari besar bagi umat Islam di seluruh dunia.

Pada hari ini, umat Muslim berkumpul untuk salat berjamaah, melaksanakan kurban—biasanya berupa kambing atau domba—dan melakukan berbagai kegiatan amal.

Ibadah haji sendiri merupakan ziarah suci tahunan ke kota Mekkah, Arab Saudi, dan merupakan salah satu dari lima rukun Islam.

Haji wajib dilaksanakan setidaknya sekali dalam seumur hidup oleh setiap Muslim yang mampu secara fisik dan finansial.

Haji dilaksanakan dari tanggal 8 hingga 13 Dzulhijjah, dan mencakup serangkaian ritual yang sangat terstruktur.

Salah satu puncaknya adalah wukuf di Arafah pada hari kedua, saat jutaan jemaah berkumpul di Gunung Arafah, tempat Nabi Muhammad SAW menyampaikan khotbah terakhirnya.

Di seluruh dunia, banyak umat Muslim yang memilih untuk berpuasa pada Hari Arafah sebagai bentuk ibadah.

Jutaan Jemaah Hadiri Haji 2025

Dalam konferensi pers yang digelar pada Senin, Menteri Haji Arab Saudi, Tawfiq al-Rabiah, menyatakan bahwa lebih dari satu juta jemaah dari berbagai negara telah tiba di Arab Saudi menjelang pelaksanaan haji tahun ini.

Selain Mekkah, banyak jemaah juga memilih untuk mengunjungi kota Madinah, tempat makam Nabi Muhammad SAW berada dan dikenal sebagai kota tersuci kedua dalam Islam.

Meskipun tidak termasuk dalam rangkaian resmi ibadah haji, kunjungan ke Madinah tetap menjadi bagian penting dari pengalaman spiritual para jemaah.

Waspada Cuaca Ekstrem 

Tahun lalu, lebih dari 1,8 juta orang mengikuti ibadah haji. Namun, musim haji 2024 juga diwarnai oleh cuaca ekstrem dengan suhu yang mencapai 51,8 derajat Celsius (125 derajat Fahrenheit).

Akibatnya, lebih dari 1.300 jemaah dilaporkan meninggal dunia. Tragedi ini meningkatkan kekhawatiran akan bahaya gelombang panas ekstrem yang semakin sering terjadi selama musim haji di Arab Saudi.

Pihak berwenang kini telah menyiapkan berbagai langkah mitigasi untuk menghadapi potensi cuaca ekstrem pada musim haji 2025, guna memastikan keselamatan dan kesehatan para jemaah.(rak)

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#bulan sabit Dzulhijjah #Hari Arafah #Menteri Haji Arab Saudi #idul adha #Tawfiq F Al Rabiah #haji 2025