RADAR SURABAYA - Diduga tertipu pekerjaan dengan gaji besar sebagai anak buah kapal (ABK), dua orang ditemukan tersampar di Pulau Nusa Barung, Jember. Mereka nekat lompat dan menceburkan diri ke laut agar bisa kabur karena tidak betah bekerja di kapal penangkapan ikan.
Dilansir dari Antara, keduanya diduga berenang selama dua jam hingga akhirnya terdampar di pulau tersebut. Keduanya Sutiari, 25, warga Cirebon dan M Julianda Gibran, 21, warga Jakarta.
"Kedua korban berada di Pos TNI Angkatan Laut Kecamatan Puger untuk mendapat perlindungan sebelum nantinya dipulangkan kembali ke tempat asalnya," kata Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Banyuwangi Letkol Laut (P) M. Puji Santoso.
Dari keterangan keduanya, mereka tidak betah bekerja di kapal penangkapan ikan 118 GT karena gaji yang tidak pasti ditambah kontrak kerja yang tidak jelas. Ini membuat mereka nekat melompat ke luar untuk kabur.
"Saya mengimbau kepada masyarakat agar berhati-hati terhadap tawaran kerja yang tidak jelas dan tidak melalui jalur resmi karena saat ini banyak modus tindak pidana perdagangan orang (TPPO)," katanya.
Sementara Kasat Polairud Polres Jember AKP Hari Pamuji mengatakan pihaknya telah menerima penyerahan kedua ABK dari Danlanal Banyuwangi, namun masih menunggu surat resmi dari Danposal Puger terkait penyerahannya.
"Selanjutnya kami akan menginterogasi kedua ABK untuk mengetahui apakah ada unsur pidana atau tidak. Setelah itu nanti kami dalami dulu, selanjutnya mereka dipulangkan pada keluarga di Jakarta dan Cirebon," ujarnya. (ant/gun)
Editor : Guntur Irianto