RADAR SURABAYA - Sempat viral adanya grup hubungan sedarah atau inses di media sosial (medsos) facebook (FB), pihak kepolisian langsung bergerak. Bareskrim Mabes Polri bersama Polda Metro Jaya terus menyelidiki siapa pemilik grup FB tersebut.
“Kami sedang melakukan upaya penegakan hukum secara maksimal. Profil pelaku sudah kami identifikasi dan tim kami sedang melakukan pengejaran,” kata Kabag Penum Divhumas Polri Kombes Pol Erdi A. Chaniago, Selasa (20/5).
Ada dua grup di medsos yang dipantau kepolisian saat ini. Pihaknya memantau grup fantasi sedarah dan grup saka duka. Pihaknya menemukan banyak unggahan pornografi yang melibatkan anak-anak dalam grup tersebut.
Hasil pemantauan awal, ditemukan adanya unggahan bermuatan pornografi anak dan perempuan, yang jelas melanggar hukum dan norma kesusilaan.
“Kami juga berkomitmen untuk terus menelusuri dan menindak grup-grup serupa di berbagai platform media sosial,” ungkapnya.
Erdi menegaskan bahwa kepolisian tidak akan mentolerir segala bentuk penyebaran konten seksual yang menyimpang. Apalagi melibatkan anak di bawah umur sebagai obyeknya. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak segan melaporkan temuan atau aktivitas mencurigakan di dunia maya.
“Kami mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif dalam menjaga ruang digital yang sehat dan aman, serta melaporkan bila menemukan konten-konten yang menyimpang dan berpotensi melanggar hukum,” tambahnya. (gun)
Editor : Guntur Irianto