RADAR SURABAYA - Persebaya Surabaya siap menghadapi Borneo FC meski tanpa pelatih kepala Paul Munster yang terkena sanksi akumulasi kartu merah.
Asisten pelatih Uston Nawawi menegaskan timnya akan berjuang maksimal demi mempertahankan peluang lolos ke kompetisi Asia.
Dua laga tersisa menjadi penentu bagi Bajul Ijo yang tak ingin tergelincir. Persaingan ketat di papan atas menjadikan pertandingan ini layaknya laga hidup-mati.
Kondisi Pelik Menjelang Laga
Persebaya akan menjamu Borneo FC pada pekan ke-33 Liga 1 2024/2025, Minggu (18/5). Tim asal Surabaya ini menghadapi situasi pelik dengan catatan tiga laga terakhir tanpa kemenangan. Performa tim yang belum stabil hanya mampu menghasilkan hasil imbang.
Tim harus tampil tanpa pelatih kepala setelah Paul Munster menerima kartu merah saat melawan Semen Padang FC, Minggu (11/5). Namun, manajemen telah menunjuk asisten pelatih Uston Nawawi untuk memimpin tim hingga akhir musim.
Rekor Menggembirakan di Tangan Uston
Uston Nawawi bukanlah nama baru di kursi kepelatihan Persebaya. Pelatih berusia 48 tahun ini pernah dua kali menggantikan Munster dengan hasil menggembirakan: kemenangan atas Arema FC dan PSBS Biak.
Catatan positif ini menjadi modal berharga untuk meraih kemenangan di kandang Borneo FC. Uston bertekad membangkitkan performa Bruno Moreira dan kawan-kawan.
"Kami harus meraih tiga poin. Peluang naik ke peringkat kedua masih terbuka. Evaluasi terus kami lakukan untuk perbaikan performa," tegas Uston.
Kabar Baik dari Lini Pertahanan
Persebaya mendapat penguatan dengan kembalinya bek tengah Slavko Damjanovic yang telah menyelesaikan sanksi kartu merah.
Pemain asal Montenegro ini diharapkan dapat memperkuat pertahanan yang telah kebobolan lima gol dalam tiga laga terakhir.
Saat ini, tim berjuluk Green Force itu hanya terpaut dua poin dari Dewa United FC di posisi kedua. Dengan koleksi 55 poin, Persebaya bertengger di peringkat ketiga klasemen.(sam)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan