RADAR SURABAYA – Euforia luar biasa menyelimuti warga Lembata menjelang laga terakhir Persebata Lembata di babak 16 besar Liga 4 Nasional. Tim berjuluk “Sembur Paus” akan menjalani partai hidup-mati melawan Persika Karanganyar, Rabu (14/5), di Bantul Jogjakarta.
Duel ini menjadi laga krusial yang akan menentukan langkah Persebata menuju babak 8 besar. Dengan koleksi 4 poin, Persebata masih bersaing ketat dengan Cilegon United dan Karanganyar. Hasil imbang sudah cukup bagi tim asal NTT ini untuk melaju, tergantung hasil pertandingan lain.
Menanggapi momen bersejarah ini, warga Lembata dari berbagai kalangan kompak menggelar acara nonton bareng (nobar) serentak di sejumlah titik, salah satunya di taman kota (Swaolsa Tite Lewoleba) yang dilengkapi video tron raksasa. Nobar dijadwalkan mulai pukul 16.15 Wita, berbarengan dengan kick-off pertandingan.
Tak sekadar menonton, acara ini menjadi momentum penyatuan doa, semangat, dan kebanggaan warga Lembata atas kiprah Persebata yang terus menanjak di level nasional.
“Kami ajak seluruh Ribu Ratu tanah Lembata untuk hadir, menyatukan tekad dan harapan. Kalah atau menang, kami tetap bersatu mengawal tim kebanggaan ini,” ujar salah seorang panitia nobar.
Acara nobar ini mendapat dukungan penuh dari berbagai elemen, mulai dari Pemerintah Daerah, Trans Lembata, Askab PSSI Lembata, Lomblen Mania, Dinas Kominfo, Disporabud Lembata, hingga Ika Wanted dan komunitas Sepak Bola Lembata.
Persebata tak hanya mencatatkan sejarah baru bagi persepakbolaan NTT, tapi juga membangkitkan semangat persatuan dan kebanggaan sebagai orang Lembata. “Kami siap all out dukung Persebata, dari Lembata untuk Nusantara,” kata Anton, seorang suporter. (*)
Editor : Lambertus Hurek