Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Drama Hujan, Gol Dianulir & Kartu Merah! Persebaya Gagal Kalahkan Semen Padang di GBT

Andy Satria • Senin, 12 Mei 2025 | 05:29 WIB
Francisco Rivera berebut bola dengan.pemain Borneo FC.
Francisco Rivera berebut bola dengan.pemain Borneo FC.

RADAR SURABAYA — Persebaya Surabaya harus puas berbagi poin setelah ditahan imbang 1-1 oleh Semen Padang dalam laga pekan ke-32 Liga 1 2024/2025 di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (11/5) malam.

Hasil ini belum mampu mendongkrak posisi Persebaya untuk menyamai perolehan poin Dewa United yang berada di peringkat kedua klasemen sementara.

Sementara itu, satu poin yang diraih Semen Padang sangat berarti dalam perjuangan mereka lolos dari zona degradasi.

Tim berjuluk Kabau Sirah kini mengoleksi 32 poin dan menempati peringkat ke-15, hanya unggul satu poin dari Barito Putera di posisi ke-16 yang merupakan batas zona merah.

Laga Tertunda Akibat Genangan Air

Pertandingan berlangsung dalam kondisi lapangan yang tergenang akibat hujan deras sejak awal laga. Pada menit ke-2, peluang Bruno Gomes harus terhenti karena bola tidak bisa bergulir sempurna.

Wasit Adham Makhadmeh akhirnya menghentikan pertandingan pada menit ke-7 dan menunda laga selama 30 menit hingga kondisi lapangan memungkinkan.

Semen Padang Unggul Lebih Dulu

Setelah pertandingan dilanjutkan, Persebaya sebenarnya mendapatkan peluang melalui tembakan Flavio Silva pada menit ke-16, namun belum tepat sasaran.

Justru Semen Padang yang sukses memecah kebuntuan pada menit ke-35 lewat aksi Cornelius Stewart yang membobol gawang Ernando Ari.

Tertinggal satu gol, Persebaya meningkatkan intensitas serangan. Namun hingga babak pertama usai, skor 1-0 untuk keunggulan tim tamu tetap bertahan berkat rapatnya pertahanan Semen Padang.

Bruno Moreira Samakan Kedudukan

Pada babak kedua, tekanan yang dilancarkan Persebaya akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-64.

Bruno Moreira mencetak gol penyama kedudukan setelah memanfaatkan kesalahan lini belakang Kabau Sirah.

Bola liar yang tidak dibuang dengan sempurna berhasil dikuasainya dan dituntaskan dengan tendangan kaki kanan yang mengarah ke pojok kiri bawah gawang Arthur Augusto.

VAR Anulir Gol Persebaya

Menjelang akhir laga, Persebaya sempat mencetak gol kedua melalui Dejan Tumbas pada menit ke-85. Namun, wasit menganulir gol tersebut setelah intervensi VAR karena sang pemain berada dalam posisi offside.

Persebaya terus menggempur pertahanan Semen Padang di menit-menit akhir. Tembakan Kasim Botam di menit ke-90 berhasil dihalau, begitu pula

sundulan Francisco Rivera pada masa injury time yang masih bisa diamankan pemain belakang Semen Padang.

Kartu Merah untuk Ofisial dan Pelatih

Laga diwarnai insiden tegang di pinggir lapangan. Wasit memberikan kartu merah kepada salah satu ofisial Semen Padang dan pelatih Persebaya, Paul Munster, akibat reaksi berlebihan terhadap keputusan wasit.

Persaingan Klasemen Semakin Sengit

Hasil imbang ini membuat Persebaya tetap berada di papan atas, namun gagal menyalip Dewa United di posisi kedua.

Sementara itu, tambahan satu poin menjadi penyelamat bagi Semen Padang yang tengah berjuang keluar dari zona degradasi.

Dengan hanya dua laga tersisa, persaingan di papan bawah Liga 1 2024/2025 kian sengit. Semen Padang, yang kini berada di posisi ke-15,

hanya unggul satu angka dari Barito Putera. Sementara itu, Persebaya harus mengatur ulang strategi demi mengamankan posisi runner-up di akhir musim.(sam)

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#semen padang #BRI Luga 1 #Persebaya vs Semen Padang #paul munster #Bruno Moriera #persebaya #kartu merah