Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Ini Identitas Tujuh Korban Meninggal Akibat Kapal Karam di Pantai Malabero Bengkulu

Guntur Irianto • Senin, 12 Mei 2025 | 04:47 WIB
BERDUKA : Kapal karam di Pantai Malabero Kota Bengkulu membuat tujuh korban meninggal dunia dan 97 lainnya selamat. (ANTARA/RADAR SURABAYA)
BERDUKA : Kapal karam di Pantai Malabero Kota Bengkulu membuat tujuh korban meninggal dunia dan 97 lainnya selamat. (ANTARA/RADAR SURABAYA)

RADAR SURABAYA - Peristiwa mencekam dialami kapal yang mengangkut wisatawan di perairan laut pantai Malabero Kota Bengkulu, Minggu (11/4) sekitar pukul 16.00 WIB. Kapal yang mengangkut 104 orang termasuk wisatawan ini karam saat hendak menuju pulau tikus.

Sebanyak 104 penumpang kapal tersebut terdiri dari 98 wisatawan yang ingin berkunjung ke Pulau Tikus, satu nahkoda dan lima anak buah kapal (ABK). 

"Sementara data yang kita terima ada tujuh (korban meninggal dunia). Namun kita update terus," kata Kasat Intel Polresta Bengkulu AKP Freddy Triandy Hutabarat dikutip dari Antara, Minggu (11/5).

Saat ini, sebanyak 97 orang masih dalam perawatan medis dan sudah dievakuasi ke rumah sakit. Tujuh korban meninggal dunia ialah : 

 

Riska Nurjanah, 28, asal Lubuk Linggau, Sumsel

Ratna Kurniati, 28, asal Bengkulu

Tessa, 20, asal Kepahiang, Bengkulu

Nesya, 27, asal Rejang Lebong, Bengkulu

Arva Richi Dekry ,29, Padang Utara, Sumbar

Yunita dan Suantra

Wakil Gubernur Bengkulu Mian menyampaikan pelayanan medis yang maksimal serta mobil ambulans disiapkan Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk membantu para korban kapal tenggelam.

"Atas nama Pemerintah Provinsi Bengkulu kami menyampaikan duka yang mendalam atas musibah ini. Sesuai arahan Gubernur Helmi Hasan, jenazah para korban tenggelam diangkut oleh ambulans kita ke rumah duka. Kita biayai dan ambulans kita pastikan cukup untuk mengangkut tujuh jenazah tersebut," katanya.

Mian telah meminta para tenaga medis untuk memaksimalkan pelayanan terhadap korban yang sedang mengalami perawatan intensif.

"Musibah ini sudah terjadi, sekarang bagaimana petugas medis memaksimalkan pelayanan terhadap mereka yang masih dalam perawatan intensif," katanya. (ant/gun)

 

Editor : Guntur Irianto
#wisatawan #identitas #kapal tenggelam #korban #wakil gubernur #Pulau Tikus #gubernur #pantai #kapal karam #Penanganan #kapal #kronologi #bengkulu