RADAR SURABAYA - Produk-produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan Pemerintah Kota Yogyakarta diserbu pengunjung selama mengikuti pameran Indonesia City Expo di Surabaya.
Antusiasme tinggi dari pengunjung membuat omzet para pelaku UMKM tembus hingga belasan juta rupiah hanya dalam tiga hari.
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Perindustrian (Dinkopukm) Kota Yogyakarta, Tri Karyadi Riyanto, mengatakan bahwa partisipasi UMKM dalam pameran ini adalah bagian dari strategi pemerintah kota untuk mendorong ekonomi kerakyatan.
“Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Artinya, pengunjung dari berbagai kota benar-benar tertarik dengan produk UMKM asal Yogyakarta,” ujarnya, Sabtu (11/5).
Tri menambahkan, setelah kegiatan ini pihaknya akan melakukan evaluasi, termasuk perkembangan omzet UMKM dan potensi kerja sama baru.
“Target kami tidak hanya sekadar ikut pameran, tapi bagaimana mereka bisa membangun relasi bisnis yang berkelanjutan. Kami sudah punya pengalaman sebelumnya, beberapa UMKM berhasil bermitra dengan BUMN atau instansi lainnya,” jelasnya.
Salah satu pelaku UMKM, Inayah Minesti Setiana, mengaku tak menyangka produknya akan diminati banyak orang. Usahanya yang fokus pada olahan kulit sapi seperti tas dan dompet, mendapat respons luar biasa dari pengunjung.
“Produk kulit seperti ini memang tidak banyak, dan dari Jogja dibawa ke Jawa Timur ternyata sangat diminati. Ada yang dari Jakarta dan Sawahlunto, Sumatera Barat, tertarik untuk kerja sama,” ungkap Inayah.
Bahkan, lanjutnya, salah satu produk yang dibeli oleh buyer asal Sumatera Barat rencananya akan dipasarkan hingga ke Dubai.
“Mereka juga ingin dibuatkan model khusus dari desain mereka. Nanti saya yang produksi dari Jogja,” imbuhnya.
Sementara itu, Koordinator Stand UMKM Dinkopukm Kota Yogyakarta, Emirita Pratiwi, menyebut selama tiga hari pameran, omzet yang diraihnya mencapai Rp 14 juta.
“Hari pertama saya dapat Rp 3,5 juta, dan sekarang sudah tembus Rp 14 juta. Padahal kami hanya membawa satu rak produk,” katanya.
Emirita berharap bisa kembali menggelar pameran di Surabaya, mengingat tingginya minat pengunjung dan potensi pasar yang menjanjikan.
“Melihat hasil penjualan kemarin, saya sangat ingin ikut pameran lagi di Surabaya. Kami juga berencana mencari peluang di mal atau tempat strategis lainnya,” pungkasnya. (dim/vga)
Editor : Vega Dwi Arista