Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Surabaya Tutup Indonesia City Expo 2025 dengan Manis, Raih Dua Penghargaan Bergengsi

Dimas Mahendra • Minggu, 11 Mei 2025 | 18:55 WIB
Sekretaris Daerah Kota Surabaya Ikhsan mewakili Pemerintah Kota Surabaya menerima penghargaan.
Sekretaris Daerah Kota Surabaya Ikhsan mewakili Pemerintah Kota Surabaya menerima penghargaan.

RADAR SURABAYA - Kota Surabaya menutup gelaran Indonesia City Expo (ICE) ke-21 dan Indonesia International Arts Festival 2025 dengan catatan prestasi membanggakan.

Tak hanya sukses menjadi tuan rumah, Kota Pahlawan juga berhasil meraih dua penghargaan sekaligus.

Dalam ajang yang merupakan bagian dari Musyawarah Nasional (Munas) VII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) ini, Surabaya dinobatkan sebagai Stand Terfavorit dan Juara 1 Penampilan Terbaik, mengungguli 98 kota anggota APEKSI dari seluruh Indonesia.

Surabaya Tampil Gemilang di Tengah 180 Peserta

Pameran ICE 2025 diikuti oleh 180 peserta dengan 171 stan yang menampilkan pembangunan kota, inovasi, pariwisata, dan produk unggulan dari seluruh nusantara.

Surabaya berhasil mencuri perhatian dengan desain stan yang menarik serta penampilan seni yang memukau.

Sekretaris Daerah Kota Surabaya, Ikhsan, yang mewakili Wali Kota Eri Cahyadi, menyampaikan rasa syukur atas suksesnya acara ini.

“Puji syukur ke hadirat Allah SWT, setelah bersama menikmati suasana APEKSI di Kota Surabaya, hari ini kita tutup dengan kebahagiaan,” ujar Ikhsan.

Ia menegaskan bahwa penghargaan yang diraih bukan sekadar untuk menunjukkan siapa yang terbaik, tetapi sebagai pemicu semangat bersama. “Semua peserta luar biasa. Apresiasi ini adalah bentuk motivasi agar kita terus berinovasi,” tambahnya.

Penjurian Ketat dan Profesional oleh Praktisi dan Akademisi

Direktur PT Kinarya Cipta Kreasi, Windu Wijaya, sebagai pihak penyelenggara menjelaskan bahwa proses penjurian dilakukan secara diam-diam pada hari kedua dan ketiga pameran. Kriteria penilaian meliputi desain stan, orisinalitas, hingga teknik presentasi.

“Penjurian dilakukan oleh empat dewan juri dari kalangan praktisi, akademisi, Tim APEKSI, dan PT Kinarya,” jelas Windu.

Sementara untuk ajang Indonesia International Arts Festival, juri berasal dari kalangan pelaku seni profesional yang menilai selama tiga hari berturut-turut.

Apresiasi untuk Surabaya dan Rencana ICE 2026 di Medan

Windu turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Surabaya dan warga kota yang telah mendukung penuh kesuksesan acara ini.

“Terima kasih kepada Pak Wali Kota Eri Cahyadi yang juga Ketua Dewan Pengurus APEKSI atas kolaborasinya,” ujarnya.

ICE tahun depan direncanakan akan digelar di Kota Medan dengan harapan lebih semarak dan meriah.

Sebagai informasi, rangkaian Munas VII APEKSI di Surabaya berlangsung sejak 6 hingga 10 Mei 2025, dengan berbagai kegiatan pendukung seperti

Youth City Changers, Forum Komunikasi Digital, Ladies Program, Karnaval Budaya, hingga pertandingan sepak bola antar Wali Kota se-Indonesia.(dim)

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#Kota Surabaya #ICE 2025 #Wali Kota Eri Cahyadi #Youth City Changers #apeksi #Sekretaris Daerah (Sekda) #Sekretaris daerah kota Surabaya