BLITAR - Polisi terus melaksanakan pemberantasan aksi premanisme. Salah satunya dilakukan Polres Blitar, pihaknya membentuk Satgas Anti Premanisme. Ini dilakukan untuk memastikan kondusifitas wilayah dan menciptakan rasa aman dan mendukung investasi di wilayahnya.
Kapolres Blitar AKBP Arif Fazlurrahman mengungkapkan, pembentukan Satgas Anti Premanisme ini menjadi jawaban bagi masyarakat Blitar. Satgas tersebut dibentuk Polres Blitar untuk memberi rasa aman bagi masyarakat.
"Kami juga mendukung aktivitas investasi dan usaha tanpa adanya gangguan dari aksi-aksi premanisme," katanya.
Aksi premanisme kerap dilakukan di lokasi usaha. Ini dinilai bisa mempengaruhi iklim usaha dan ekonomi masyarakat. Ia menegaskan, premanisme dalam bentuk apapun tidak boleh dibiarkan tumbuh di wilayah hukum Polres Blitar.
Adapun sasaran utama dalam operasi ini mencakup aksi premanisme yang berkedok organisasi masyarakat (ormas), aksi perampasan, pengeroyokan, serta pemerasan yang meresahkan masyarakat dan pelaku usaha.
Polres Blitar Polda Jatim mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung pelaksanaan operasi ini dengan cara melaporkan setiap aktivitas mencurigakan yang mengarah pada aksi premanisme.
"Langkah ini (Satgas Anti Premanisme,red) diharapkan mampu menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif serta mendukung pertumbuhan ekonomi dan kenyamanan masyarakat secara keseluruhan," pungkasnya. (gun)
Editor : Guntur Irianto