Semarang – Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), KH Alamudin Dimyati Rois, yang akrab disapa Gus Alam, meninggal dunia pada Selasa (6/5) dini hari sekitar pukul 05.30 WIB. Beliau sebelumnya dirawat intensif di RS Budi Rahayu, Pekalongan, setelah mengalami kecelakaan lalu lintas di ruas Tol Pemalang-Batang, Jawa Tengah, pada Jumat (2/5) dini hari.
Sekretaris DPC PKB Kabupaten Kendal, Mahfud Sodiq, membenarkan kabar duka tersebut. "Meninggal dini hari tadi di RS Budi Rahayu Pekalongan," ujar Mahfud Sodiq, yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Kendal.
Kecelakaan terjadi di KM 315 ruas Tol Pemalang-Batang, tepatnya di wilayah Petarukan, Kabupaten Pemalang. Mobil Toyota Kijang Innova dengan nomor polisi H 1980 CM yang ditumpangi Gus Alam bersama rombongan melaju dari arah barat ke timur. Saat mencoba mendahului kendaraan di depannya melalui lajur kiri, mobil tersebut bertabrakan dengan truk Fuso K 1344 K yang melaju di jalur yang sama. Akibat jarak yang terlalu dekat, tabrakan tidak dapat dihindari.
Dua orang meninggal dunia di lokasi kejadian, yaitu Vicka Novitasari,41, warga Semarang dan Muhammad Balya,57, warga Kendal. Keduanya mengalami cedera kepala berat dengan pendarahan hebat. Gus Alam meninggal di rumah sakit usai mendapat perawatan sedangkan sopir mobil, Arya Maulana,38, masih dalam perawatan medis.
Gus Alam dikenal sebagai putra dari ulama terkemuka KH Dimyati Rois dan pengasuh Pondok Pesantren Al-Fadlu wal Fadhilah 2 di Kendal. Beliau telah menjabat sebagai anggota DPR RI selama empat periode berturut-turut dan pada periode 2024–2029 kembali dipercaya mewakili daerah pemilihan Jawa Tengah I. Di DPR RI, Gus Alam aktif di Komisi IX dan dikenal konsisten memperjuangkan isu-isu kesehatan, ketenagakerjaan, dan jaminan sosial.
Rencananya, jenazah almarhum akan dimakamkan di kompleks Pondok Pesantren Al-Fadlu 2 di Desa Sidorejo, Brangsong, Kabupaten Kendal, pada Selasa sore.
Editor : M Firman Syah