RADAR SURABAYA - Modus kejahatan digital makin canggih! Divisi Humas Polri mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap skema penipuan menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) yang kini bisa memalsukan bukti transfer bank dengan sangat meyakinkan.
Dalam unggahan yang dibagikan, tampak tangkapan layar bukti transfer yang terlihat asli padahal palsu. Modus ini menyasar pelaku usaha dan individu yang sering bertransaksi online. Pelaku memanfaatkan kecanggihan AI untuk memanipulasi tampilan bukti transfer agar tampak sah.
Pelaku bisa mengedit bukti transfer hingga menyerupai aslinya, bahkan mencantumkan nama bank, nomor referensi, hingga rincian transaksi, tulis akun resmi @ccicpolri.
Polri mengingatkan beberapa langkah pencegahan agar tidak menjadi korban:
- Selalu cek mutasi rekening secara langsung sebelum menyerahkan barang atau jasa.
- Periksa detail bukti transfer, terutama nomor referensi transaksi.
- Aktifkan notifikasi masuk di aplikasi m-banking agar tidak mudah tertipu.
- Simpan dan bagikan bukti transaksi hanya jika sudah benar-benar diverifikasi.
Kejahatan siber kian berkembang seiring kemajuan teknologi. Masyarakat diimbau lebih jeli dan tidak mudah percaya pada tampilan visual bukti transfer semata. (*)
Editor : Lambertus Hurek