Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Derby Jatim Tanpa Kandang: Arema FC Masih Terlantar, Persebaya Siap Tempur di Bali

Andy Satria • Selasa, 22 April 2025 | 15:59 WIB
Persebaya Surabaya siap tempur jalani Derby Jatim di Bali.
Persebaya Surabaya siap tempur jalani Derby Jatim di Bali.

RADAR SURABAYA- Derby Jawa Timur antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya dipastikan belum bisa digelar di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang.

Hal ini berarti Aremania harus kembali bersabar karena tim kesayangan mereka belum bisa pulang ke Kandang Singa.

Sesuai arahan dari Polres Malang, penggunaan Stadion Kanjuruhan sebagai venue pertandingan Liga 1 baru dapat dilaksanakan mulai Mei 2025.

Imbasnya, dua laga kandang Arema FC yakni melawan Madura United (24 April 2025) dan Persebaya Surabaya (28 April 2025) akan digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.

Harapan para suporter untuk menyaksikan laga sarat gengsi ini di Stadion Kanjuruhan pun harus tertunda.

General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menyampaikan harapannya agar tim tetap mendapatkan dukungan penuh dari Aremania, meski bermain di luar kandang.

"Mohon doa dan dukungan semua pihak juga Aremania agar di Bali kita bisa lancar memetik kemenangan," ujar pria yang akrab disapa Inal tersebut.

Lebih lanjut, Yusrinal menjelaskan bahwa hasil risk assessment dari Mabes Polri, verifikasi dari PT LIB, serta rekomendasi dari Polres Malang menjadi dasar penundaan penggunaan Stadion Kanjuruhan.

Terdapat sejumlah hal yang harus dipenuhi, seperti simulasi pengamanan serta penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Pemerintah Kabupaten Malang.

"Kami siap bersinergi dengan semua pihak terkait untuk memenuhi rekomendasi dari kepolisian, termasuk menjalankan SOP pengamanan sesuai Perpol No. 10 Tahun 2022 tentang Pengamanan Pertandingan Olahraga," tambahnya.

Arema FC pun telah berkoordinasi dengan instansi terkait seperti tim medis, dinas pemadam kebakaran, dan pihak lainnya guna memastikan kesiapan infrastruktur dan personel pendukung pertandingan.

"Kami menargetkan dapat kembali bermain di Stadion Kanjuruhan pada Mei 2025, setelah seluruh persyaratan dipenuhi," jelas Yusrinal.

Dari kubu Persebaya Surabaya sendiri, mereka menanggapi pemindahan lokasi pertandingan dengan tenang.

Skuad Green Force tetap fokus mengusung misi tiga poin demi menjaga posisi mereka di papan atas klasemen, mengejar Persib Bandung yang berada di puncak.

Dengan dipindahkannya laga ini ke Bali, atmosfer Derby Jatim akan terasa berbeda. Meski demikian, semangat dan rivalitas antar kedua tim tetap menyala, seiring dukungan penuh dari para suporter yang akan memberikan energi tersendiri meski dari kejauhan.(sam)

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#Stadion Kanjuruhan #persib bandung #green force #derby jatim #arema fc #Persebaya Surabaya #Stadion I Wayan Dipta