RADAR SURABAYA – Ribuan suporter setia Persebaya Surabaya yang dikenal sebagai Bonek memadati Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) jelang laga panas Persija vs Persebaya pada pekan ke-28 Liga 1 2024.
Kedatangan mereka dikawal oleh The Jakmania, suporter Persija, sebagai bentuk persaudaraan antarsuporter.
Bonek Tiba dengan Tertib di SUGBK
Rombongan besar Bonek tiba di SUGBK sekitar pukul 15.30 WIB. Sebagian besar mengenakan pakaian bernuansa hitam dengan atribut khas Persebaya seperti syal, kaus, dan topi. Hanya sedikit yang memakai jersey resmi tim.
Sambil berjalan menuju gerbang utama, mereka menyanyikan yel-yel khas Bonek dengan semangat.
Beberapa anggota steward dan The Jakmania turut mendampingi untuk memastikan keamanan. Sorakan "Persatuan" dan "Persaudaraan" terus bergema, menegaskan semangat sportivitas di antara kedua kubu.
Proses Pemeriksaan dan Pengaturan Penonton
Suporter Bonek mengantre dengan tertib saat memasuki Ring 1 stadion. Pihak panitia membagi antrean berdasarkan jenis kelamin untuk memudahkan pemeriksaan barang.
Hal ini dilakukan guna menjaga keamanan dan kenyamanan seluruh penonton.
Diperkirakan sekitar 3.000 Bonek hadir langsung menyaksikan pertandingan ini. Mereka datang menggunakan berbagai moda transportasi, mulai dari bus, mobil pribadi, hingga kereta api.
Persija vs Persebaya: Duel Sengit di Papan Atas
Pertandingan Persija vs Persebaya akan digelar pada pukul 19.00 WIBdi SUGBK. Sebagai tuan rumah, Persija bertekad kembali ke jalur kemenangan setelah beberapa hasil kurang memuaskan.
Namun, Persebaya yang saat ini berada di peringkat ketiga (48 poin) tidak akan mudah ditaklukkan.
Sementara itu, Persija berada di posisi keenam (43 poin) dan membutuhkan kemenangan untuk mempertahankan peluang menembus papan atas. Laga ini diprediksi akan berlangsung sengit mengingat rivalitas panjang kedua tim.
Kedatangan ribuan Bonek di SUGBK menunjukkan antusiasme tinggi suporter Persebaya. Kerja sama antara The Jakmania dan Bonek dalam menjaga ketertiban menjadi contoh positif persaudaraan antarsuporter.(sam)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan