Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Jawa Timur Raih Peringkat Pertama SNBP 2025: 27.994 Siswa Lolos ke PTN

Mus Purmadani • Rabu, 19 Maret 2025 | 20:13 WIB
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

RADAR SURABAYA - Hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2025 telah diumumkan. Sebanyak 27.994 siswa dari Jawa Timur dinyatakan lolos dan diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

Prestasi ini menjadikan Jawa Timur sebagai provinsi dengan jumlah siswa terbanyak yang diterima melalui jalur tanpa tes selama enam tahun berturut-turut.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas capaian ini.

"Alhamdulillah, berdasarkan pengumuman Balai Pengelolaan Pengujian Pendidikan (BP3) pada Selasa (18/3), Jatim kembali menjadi provinsi dengan jumlah siswa terbanyak yang lolos PTN melalui jalur SNBP," ujar Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Rabu (19/3).

Menurut data SNBP 2025, Jawa Timur menempati peringkat pertama secara nasional dengan persentase 26,35% dari total siswa yang diterima.

Provinsi ini diikuti oleh Jawa Barat dengan 18.437 siswa, Jawa Tengah (14.676 siswa), Sumatera Utara (13.510 siswa), dan Aceh (8.427 siswa).

Gubernur Khofifah juga menyampaikan apresiasi kepada para guru Bimbingan Konseling (BK) dan orang tua yang telah mendampingi para siswa hingga berhasil masuk PTN sesuai minat dan kemampuan mereka.

"Pendampingan guru BK dan orang tua sangat penting, terutama karena keketatan SNBP 2025 mencapai sekitar 22% atau hampir 1:5," tegasnya.

Selain menjadi provinsi dengan jumlah siswa terbanyak di jalur reguler SNBP, Jawa Timur juga mencatatkan jumlah penerima Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah) terbanyak.

Dari total 36.071 pelamar KIP Kuliah asal Jawa Timur, sebanyak 6.601 siswa berhasil diterima.

Peringkat kedua ditempati Sumatera Utara dengan 5.873 siswa dari 21.689 pelamar, disusul Jawa Barat dengan 5.104 siswa dari 34.700 pelamar.

Khofifah menegaskan bahwa pendidikan merupakan hak setiap anak bangsa, termasuk mereka yang kurang mampu secara ekonomi.

"KIP Kuliah memberikan kesempatan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk mengenyam pendidikan tinggi. Ini harus menjadi motivasi bagi mereka untuk terus berprestasi," kata Khofifah.

Bagi siswa yang belum lolos SNBP, Gubernur Khofifah meminta agar tidak patah semangat dan tetap fokus mempersiapkan diri menghadapi Ujian Tulis Berbasis Komputer–Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT).

"Masih ada jalur UTBK-SNBT. Saya berharap kepala sekolah dan guru terus mendampingi siswa agar mereka bisa berhasil di seleksi berikutnya," ujarnya.

Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2025 menyediakan daya tampung sebanyak 181.425 kursi di 146 PTN, yang terdiri atas 76 PTN akademik, 44 PTN vokasi, dan 26 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN).

Hasil seleksi SNBP 2025 menunjukkan sebanyak 173.028 siswa diterima, terdiri dari 150.547 siswa di PTN akademik (97,02% dari daya tampung) dan 22.481 siswa di PTN vokasi (85,65% dari daya tampung).

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#Jawa Timur #Seleksi Nasional #UTBK SNBT #SNBP 2025 #khofifah indar parawansa