Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

PDIP Tegaskan Tidak Ada Pergantian Sekjen Pasca Penahanan Hasto Kristiyanto oleh KPK

Rahmat Adhy Kurniawan • Sabtu, 22 Februari 2025 | 17:12 WIB
Ketua DPP PDIP Said Abdullah menegaskan tidak ada pergantian posisi Sekjen PDIP setelah Hasto Kristiyanto ditahan.
Ketua DPP PDIP Said Abdullah menegaskan tidak ada pergantian posisi Sekjen PDIP setelah Hasto Kristiyanto ditahan.

RADAR SURABAYA - Pasca penahanan Hasto Kristiyanto oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menegaskan bahwa tidak ada pergantian posisi Sekretaris Jenderal (Sekjen) di Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP.

Ketua DPP PDIP, Said Abdullah, menyatakan bahwa hingga saat ini tidak ada perubahan dalam struktur kepengurusan partai, termasuk posisi Sekjen.

"Tidak ada pengganti Sekjen, titik," tegas Said saat meninggalkan kediaman Ketua Umum DPP PDIP, Megawati Soekarnoputri, di Jalan Teuku Umar, Jakarta, pada Jumat malam.

Said menegaskan bahwa semua keputusan terkait keorganisasian PDIP berada di tangan Megawati selaku Ketua Umum.

Dengan demikian, dia juga menepis spekulasi bahwa dirinya akan diangkat sebagai Sekjen DPP menggantikan Hasto Kristiyanto.

"Semua kewenangan ada di Ibu Ketua Umum," kata Said, yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Anggaran DPR RI.

Sejak Jumat siang hingga malam, sejumlah petinggi PDIP terlihat mengunjungi kediaman Megawati. Selain Said, hadir pula Dedi Sitorus, yang juga merupakan Ketua DPP PDIP.

Pertemuan ini diduga terkait dengan larangan bagi kepala daerah dari PDIP untuk mengikuti retret yang digelar pemerintah di Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah.

Sebelumnya, Megawati telah menginstruksikan kepada kepala daerah yang diusung partainya untuk tidak menghadiri acara pembekalan atau retret di Akmil Magelang pada 21–28 Februari 2024.

Instruksi tersebut tertuang dalam surat resmi PDIP bernomor 7294/IN/DPP/II/2025 yang ditandatangani oleh Megawati pada Kamis (20/2).

Instruksi ini dikeluarkan setelah Megawati mencermati dinamika politik nasional, terutama pasca penahanan Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto oleh KPK.

Langkah ini menegaskan posisi PDIP dalam merespons perkembangan politik terkini, sekaligus memperkuat kendali Megawati atas partai.

Dengan penegasan ini, PDIP berusaha menjaga stabilitas internal partai di tengah situasi politik yang dinamis, sambil memastikan bahwa keputusan strategis tetap berada di tangan Megawati sebagai pemimpin tertinggi partai.

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#said abdullah #megawati soeakarnoputri #hasto kristiyanto #sekjen pdip