RADAR SURABAYA - Agen pemain voli Korea, Wassupman, baru-baru ini membocorkan delapan nama atlet voli putra Indonesia yang mendaftar pada draft kuota Asia untuk Liga Voli Korea musim depan.
Keberhasilan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea selama dua musim terakhir telah meningkatkan minat publik terhadap atlet Indonesia.
Wassupman mengungkapkan bahwa daya tarik kuota Asia semakin besar berkat perubahan regulasi, termasuk sistem pemilihan secara daring.
Sebagai agen voli di Korea, Wassupman telah mengurus berbagai dokumen yang diperlukan oleh KOVO, termasuk formulir pendaftaran pemain.
"Fakta mengejutkan adalah, total ada 101 pemain yang mendaftarkan diri untuk draft kuota Asia ini," kata Wassupman, dikutip dari kanal YouTube pribadinya, Kamis (20/2).
Beberapa negara yang mendominasi pendaftaran di antaranya adalah Iran, Indonesia, Kazakhstan, Jepang, Mongolia, dan beberapa negara Timur Tengah.
Wassupman juga mengungkapkan bahwa akan ada 40 nama pemain yang masuk dalam daftar final dan diumumkan pada 28 Maret 2025 mendatang.
Dari 40 nama tersebut, tujuh pemain akan dipilih oleh tujuh tim berbeda.
"Ada delapan pemain Indonesia yang mengajukan diri, dan mereka memiliki kelebihan masing-masing," kata Wassupman.
Daftar nama tersebut didominasi oleh anggota Timnas Voli Indonesia yang telah terbiasa bermain di luar negeri.
Nama pertama yang diumumkan Wassupman adalah Doni Haryono, yang menjadi salah satu unggulan dari Indonesia.
"Doni adalah pemain yang memiliki elastisitas dan kekuatan luar biasa. Ia mampu melakukan serangan mengerikan yang sulit dilawan," kata Wassupman.
Nama lain yang disebutkan adalah Rivan Nurmulki, yang saat ini membela klub asal Jepang, Wolfdogs Nagoya.
"Rivan bisa dikatakan sebagai pemain yang memiliki kemampuan dan kualitas mumpuni untuk Liga Voli Korea," kata agen yang juga menaungi Megawati Hangestri ini.
Selain itu, Wassupman juga menyebutkan nama-nama seperti Agil Anggara, Amin Sandi Akbar, Luvi Nugraha, dan Dawuda Alaihimas Sallam.
Dua pemain senior, Fahry Septian dan Nizar Zulfikar, juga turut mendaftar pada draft kuota Asia untuk Liga Voli Korea musim depan.
Wassupman menilai kedua pemain ini akan menjadi unggulan dan mendapatkan perhatian dari klub-klub Korea.
"Menurut saya, Fahry Septian memiliki semua kualitas yang dibutuhkan, seperti langkah cepat, pergerakan lincah, penerimaan yang stabil, dan spike yang kuat.
Ia sangat cocok untuk tim-tim Korea yang bermain dengan tempo cepat," katanya.
"Sementara Nizar Zulfikar adalah salah satu setter Timnas Indonesia yang terkemuka.
Ia pandai melakukan lemparan yang stabil, dan tinggi badannya yang 184 cm juga sangat membantu dalam memblokir lawan," tambah Wassupman.
Wassupman berharap Indonesia bisa mendominasi klub Liga Voli Korea musim depan.
Menurutnya, setiap pemain yang ia perkenalkan sudah tidak asing bagi pecinta voli di Indonesia.
"Saya berharap banyak pemain unggulan Indonesia yang bermain bagus di Liga Jepang dan tampil baik di liga domestik Indonesia terpilih, daripada pemain yang hanya mengandalkan tinggi dan kekuatan seperti di Iran," kata Wassupman.
"Saya yakin delapan pemain yang diperkenalkan hari ini adalah pemain bola voli terbaik di Indonesia," katanya.(rak)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan