RADAR SURABAYA - Kejadian nahas dialami oleh pemilik mobil Toyota Rush ketika sedang mengisi bensin ke dalam jeriken di SPBU Amessangeng, Kelurahan Maddukelleng, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan pada Selasa (14/1). Mobil SUV itu terbakar habis diduga karena muatan BBM di dalamnya tersulut api.
Video terjadinya kebakaran ini diunggah di akun media sosial @bacottetangga__ pada Selasa, 14 Januari 2025, pukul 20.06 WIB. Kejadian ini menarik berbagai perhatian netizen hingga mendapatkan 15.200 penonton sampai artikel ini dibuat.
Pemilik mobil tersebut diketahui bernama Ambo Tennang, 40. Diduga, ia merupakan seorang pelangsir atau pengecer BBM.
Berdasarkan keterangan dalam video, Ambo mengisi bensin ke dalam jeriken sembari ditinggal bermain handphone. Dalam video viral yang diunggah tersebut tertuliskan, “Lokasi SPBU Ames, Main Handphone saat Sedang Mengisi BBM dalam Jerigen, Mobil Rush Hangus Terbakar.”
Mulanya, Ambo mengisi jeriken dengan BBM jenis pertalite. Lantas tanpa tanda apa apa, terdengar suara ledakan dari dalam mobil bersamaan dengan munculnya api di kursi bagian belakang.
“Karena angin, apinya langsung menjalar ke seluruh bagian mobil karena hawa panas dari BBM jenis pertalite dari 2 jeriken yang sudah terisi,” terang Kapolsek Tempe, AKP Candra Said, yang dikutip keterangannya, Rabu (15/1).
Dari keterangan cuitan @bacottetangga__ menyebutkan bahwa terdengar tiga kali suara ledakan dari mobil berwarna putih tersebut hingga akhirnya bodi mobil terbakar.
Saat mobil nyaris hangus seluruhnya, api dengan cepat menjalar ke pompa bensin SPBU yang kemudian ikut terbakar. Terlihat kobaran api yang begitu besar sehingga warga yang berada di TKP memilih menjauh dari sumber api.
Empat unit armada Damkar dari Wajo dikerahkan untuk memadamkan api. Mobil Ambo terbakar sekitar 80 persen dan ia sendiri mengalami luka bakar pada bagian wajah dan tangan.
“Itu mobil hangus terbakar mulai dari belakang hingga bagian tengah mobil, kursi baris kedua dan ketiga hangus semua,” ulas Candra.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dari kejadian ini. Ambo sedang menjalani perawatan akibat luka bakar yang ia alami. Sejumlah barang bukti berupa 1 unit mobil Toyota Rush berwarna putih dengan nomor polisi DW 1772 LN, handphone milik korban, serta sejumlah jeriken telah diamankan.
Dari insiden ini, pemilik mobil mengalami kerugian sebesar Rp230 juta. Sedangkan SPBU mengalami kerugian sekitar Rp240 juta akibat satu pompa BBM hangus terbakar.
Video ini pun dibanjiri dengan berbagai komentar dari netizen. Mereka berbondong-bondong menganalisis bagaimana insiden kebakaran ini bisa terjadi.
Seperti yang dituliskan oleh @adieskyxxx, “Pantes kebakar...mobil model baru dipakai nglangsir BBM. Biasanya kan mobil jadul pakai tangki modifan.”
Akun @JohmAarixxx juga ikut berkomentar. “Bensin yang menguap dalam cabin memang mudah terbakar.” ujarnya.
Beberapa dari mereka juga berdiskusi dalam kolom komentar, seperti lontaran pertanyaan dari akun @Akujodoh_xxxx. “Sebenarnya ada ga sih penelitian nya main hp beneran bahaya kalo lagi di SPBU, tapi sekarang operator SPBU pada pake tab semua,” tulisnya.
Akun @zema29654xxx membalas pertanyaan itu. “Setau saya jika hp digunakan menelepon itu yg berbahaya.”
Candra mengatakan bahwa kasus ini masih dalam proses penyelidikan untuk mengetahui penyebab lebih dalam. “Kasus masih dalam penyelidikan, pengemudi diduga seorang penglasir BBM,” pungkasnya. (nis/jay)
Editor : Jay Wijayanto