Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Diduga Stres Diminta Mahar Pernikahan Rp250 Juta, Anggota TNI di NTT Gantung Diri

Jay Wijayanto • Selasa, 14 Januari 2025 | 19:05 WIB
Pratu AT (kiri) yang diduga bunuh diri akibat tuntutan mahar Rp250 juta oleh keluarga pacarnya, MM (kanan).
Pratu AT (kiri) yang diduga bunuh diri akibat tuntutan mahar Rp250 juta oleh keluarga pacarnya, MM (kanan).

RADAR SURABAYA - Seorang anggota TNI, Pratu AT, 24, ditemukan tewas gantung diri pada sebuah pohon yang tak jauh dari Bandara David Constantjin (DC) Saudale, Kelurahan Mokdale, Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT). Kejadian  pada Minggu (12/1) itu viral di media sosial (medsos) sehingga mendapat perhatian netizen.

Pratu AT diketahui merupakan Bhabinsa Koramil 1672-02/Pantai Baru, Rote Ndao, NTT. Jenazah Pratu AT ditemukan oleh seorang petugas bandara, Velsi Boik, saat hendak pergi ke kantor melaksanakan piket.

Ia menemukan Pratu AT telah tergantung kaku di pohon asam dekat bandara. Melihat hal tersebut, Velsi Boik langsung melaporkan kejadian ini kepada aparat setempat dan dengan cepat kabar tersebut menyebar ke masyarakat sekitar.

Pratu Valen, teman Pratu AT yang mendengar kabar tersebut langsung berangkat ke lokasi untuk memastikan kebenaran informasi itu.

Setelah mengetahui bahwa yang meninggal memang Pratu AT, Pratu Valen langsung mengabari Komandan Kodim (Dandim) 1672-02 dan Pasi OPS. Mendengar hal tersebut, Dandim beserta Pasi OPS dan Pasi Intel pun segera datang ke lokasi.

Jenazah Pratu AT ditemukan menggantung pada ketinggian sekitar 30 cm dari tanah dan diturunkan. Jenazahnya kemudian dibawa ke RSUD Ba’a untuk pemeriksaan visum.

Pada tubuh korban ditemukan lebam bekas jeratan pada daerah lingkaran leher akibat tali yang digunakan untuk gantung diri.

Tidak ditemukan satu pun tanda kekerasan di tubuh korban. Namun, terdapat luka goresan pada paha dalam kiri korban dengan diameter 2 cm, lidah korban juga terjepit giginya sendiri, dan juga leher korban patah akibat gantung diri.

Kapolres Rote Ndao AKBP Mardiono yang menangani kasus ini mengatakan, unit Identifikasi Sat Reskrim Polres Rote Ndao bersama Kodim 1672 Rote Ndao langsung melakukan olah TKP di lokasi.

"Korban ditemukan mengenakan kaos hijau kombinasi putih dan celana pendek hijau. Di sekitar lokasi kejadian juga ditemukan sepasang sandal dan topi hitam. Kami belum dapat memastikan penyebab dari terjadinya aksi nekat korban,” ujarnya.

Namun terdapat informasi lain dari Komandan Korem 161 Wirasakti Kupang, Brigjen TNI Joao Xavier Beretto Nunes.

Ia mengatakan bahwa Pratu AT diduga stres akibat permintaan mahar nikah oleh orang tua kekasihnya sebesar Rp250 juta. Sementara korban hanya memiliki uang sekitar Rp40 juta di rekeningnya.

"Motif sementara seperti itu, ya. Permasalahan asmara dengan pacarnya, tuntutan orang tua pacar agar menyiapkan mahar Rp250 juta sebelum menikah, itu," tukas Danrem 161 Wirasakti Kupangm Brigjen TNI Joao Xavier.

Informasi ini diperkuat dengan kesaksian Pratu Valen, teman Pratu AT, bahwa sebelum mengakhiri hidupnya, Pratu AT sempat mengunjungi kostnya di dekat lokasi kejadian pada Sabtu malam (11/1) sekitar pukul 22.50 WITA. Usai meminta sepuntung rokok, Pratu AT curhat perihal asmaranya.

Pratu AT mengaku sempat mengirimkan pesan WhatsApp kepada pacarnya yang berinisal MM. Ia menuliskan, "Tolong cari lokasi saya lewat ICloud sayang, saya sayang kamu, jangan lupa mama dan bapak di Rote.”

Menerima pesan tersebut, MM sempat menghubungi korban namun tidak dibalas hingga ditemukan tewas gantung diri. Disinyalir gadis berinisal MM ini merupakan seorang penyanyi lokal berbakat yang pernah menjuarai ajang Bintang Radio Republik Indonesia (RRI) Kupang pada tahun 2023.

Berita gantung diri Pratu AT ini ramai diperbincangkan di sosial media. Netizen menyayangkan kejadian ini dan berharap agar tidak ada lagi kejadian serupa.

Seperti pada unggahan akun @MS_NOBODY_REAL yang membagikan berita ini di X mendapatkan banyak komentar dan perhatian masyarakat. Ia membagikan kisah Pratu AT pada Senin (13/1) dan sudah meraup 2,9 juta penayangan atau penonton.

“Normalisasi nikah dg kesepakatan bersama karena yg mau hidup enak setelah nikah ya kedua belah pihak. Perkara kesepakatannya salah satu pihak bakal ngasih lebih banyak, tp proses diskusinya mesti bener. Kenapa dah banyak kalangan membebankan modal pernikahan ke satu pihak doang?” tulis akun @okedxxx di kolom komentar.

“knp gak di tinggalin aja bj**, malh lebih milih gantung diri ????” sebut akun @iwnnabxxxxx ikut mengekspresikan pendapatnya.

“sayang banget perjuangan jadi TNI tapi bernasib begini, rest in peace soldier????????” ketik akun @reyfeelslexxx menyampaikan rasa simpatinya kepada korban.

Banyak netizen yang tidak menyangka akan aksi nekat anggota TNI tersebut akibat mengalami stres berat atas beban mahar yang diberikan oleh calon mertuanya sebesar Rp250 juta. (nis/jay)

Editor : Jay Wijayanto
#rote ndao #gantung diri #NTT #Bunuh Diri