Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Santri di Pinrang Sulsel Tewas saat Berusaha Menyelamatkan Al-Quran di Asrama Ponpes DDI Patobong

Jay Wijayanto • Sabtu, 11 Januari 2025 | 00:24 WIB
Ilustrasi kebakaran di Ponpes DDI Patobong Pinrang Sulsel.
Ilustrasi kebakaran di Ponpes DDI Patobong Pinrang Sulsel.

RADAR SURABAYA - Kebakaran hebat melanda Pondok Pesantren Mambaul Ulum Addariah DDI Patobong, Kecamatan Mattiro Sompe, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel) pada Rabu (8/1) sekitar pukul 12.30 WITA.

Insiden tragis ini menewaskan seorang santri bernama Muh Zahwa, 14. Korban ditemukan meninggal dengan kondisi memeluk Al-Qur'an di dalam kamar asrama.

Kasat Reskrim Polres Pinrang, Iptu Andi Reza Pahlawan, mengungkapkan bahwa saat kejadian kebakaran berlangsung, Zahwa tengah melaksanakan salat dzuhur di masjid.

"Setelah mendengar kabar tentang kebakaran di asramanya, korban langsung berlari ke kamar untuk menyelamatkan pakaian dan Al-Qur'an miliknya," jelas Reza.

Sayangnya, meskipun berhasil mengambil Al-Qur'an, korban terjebak di dalam kamar asrama yang telah dikepung api dan tidak dapat menyelamatkan diri.

Kebakaran akhirnya berhasil dipadamkan setelah tiga unit armada dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pinrang dikerahkan ke lokasi kejadian.

Proses pemadaman berlangsung cukup sulit mengingat material bangunan yang mudah terbakar.

Sebagai informasi, gedung yang terbakar merupakan asrama putra dengan model semi permanen. Bagian atas asrama terbuat dari material kayu, sehingga membuatnya dengan cepat hangus dilahap kobaran api.

Hingga saat ini, Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Sulsel masih mengusut penyebab kebakaran yang melanda Asrama Putra Pondok Pesantren Mambaul Ulum Addariyah DDI Patobong.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, dugaan awal mengarah pada korsleting atau arus pendek listrik.

Hal ini bermuka dari percikan pada colokan kipas angin di salah satu kamar asrama pondok pesantren, sehingga api semakin besar dan menjalar ke seluruh asrama putra. Namun, hasil investigasi resmi masih ditunggu untuk memastikan penyebab pastinya.

"Iya, konslet di arus listrik untuk sementara. tetapi untuk pasti dan lebih kuatnya penyebabnya kita tunggu hasil dari Labfor nanti," imbuh Reza yang dikutip Jumat (10

Di sisi lain, pihak pondok pesantren bersama pemerintah setempat sedang mempersiapkan bantuan bagi keluarga korban dan pemulihan fasilitas pesantren. Tragedi ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban dan seluruh penghuni pondok pesantren.
(feb/jay)

Editor : Jay Wijayanto
#Pondok Pesantren #kebakaran #al quran #santri