RADAR SURABAYA - Kecelakaan beruntun Kembali terjadi di Ruas Tol Cipularang, Minggu (5/1) pagi sekira pukul 09.11 WIB. Tepatnya di KM 97+200 Ruas Tol Cipularang arah Bandung.
Ada enam kendaraan yang terlibat kecelakaan tersebut, terdiri dari satu truk, dua bus dan tiga mini bus (pribadi).
Dugaan awal berdasarkan informasi petugas di lapangan, truk bermuatan tidak kuat menanjak dan melaju mundur sehingga menghantam kendaraan lainnya.
Dalam video pasca-kecelakaan yang beredar di media sosial, kecelakaan tersebut melibatkan lima kendaraan yang terdiri dari satu truk, satu bus, satu angkutan travel, dan dua mini bus (pribadi).
Dalam unggahan tersebut, salah seorang saksi mata mengatakan sebelum terjadi kecelakaan, truk muatan kedapatan tak kuat menanjak sehingga melaju mundur hingga menghantam bus dan beberapa kendaraan lainnya.
Satu bus disebut berhasil menghindar usai membanting stir ke kanan. Sementara satu buah bus lainnya memutuskan untuk memutar arah.
Nahas, manuver itu gagal dilakukan sehingga salah satu bus tetap terhantam kencangnya laju truk tersebut.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Berdasarkan data sementara, terdapat dua korban luka dan telah dievakuasi ke Rumah Sakit Abdul Rodjak Purwakarta untuk mendapatkan penanganan.
Kecelakaan ini menyebabkan kemacetan panjang di jalur tol. Pihak pengelola Tol Cipularang, Jasamarga, bersama dengan kepolisian, telah melakukan pengaturan lalu lintas dan mengevakuasi kendaraan yang terlibat.
Sesaat setelah kejadian, Satuan Tugas Jasa Marga Siaga dari Representative Office 3 Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) selaku pengelola Ruas Tol Cipularang bersama Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas. Sejak pukul 09.28 WIB, satu lajur dapat dilalui.
"Sejak pukul 10.05 WIB, seluruh kendaraan berhasil dievakuasi ke bahu luar jalan tol, sehingga seluruh lajur telah dapat dilalui," kata Senior Manager Representative Office 3 Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division Agni Mayvinna, dikutip dari keterangannya, Minggu (5/1).
Pihaknya juga mengimbau pengguna jalan untuk mengantisipasi arah dan waktu perjalanan demi menghindari kepadatan.
Pengguna jalan juga perlu mengantisipasi perubahan cuaca dan memastikan kendaraan dalam kondisi prima.
Sementara itu, Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Jabar, AKBP Lalu Wira Sutriana, mengonfirmasi bahwa tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini.
"Ada dua orang yang alami luka ringan dan sekarang sedang dalam penanganan medis," kata Wira.
Kecelakaan ini menjadi pengingat pentingnya keselamatan berkendara, terutama di jalur-jalur yang memiliki tanjakan curam.
Pengemudi juga diimbau untuk memeriksa kondisi kendaraan sebelum melakukan perjalanan, dan juga kondisi badan harus prima. (dtk/tri/nur)
Editor : Nurista Purnamasari