Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Sertijab Delapan Jabatan Strategis TNI AD: Komitmen TNI AD Hadapi Tantangan Dinamis

Rahmat Adhy Kurniawan • Selasa, 31 Desember 2024 | 16:03 WIB
Sertijab Delapan Jabatan Strategis di lingkungan TNI Angkatan Darat.
Sertijab Delapan Jabatan Strategis di lingkungan TNI Angkatan Darat.

RADAR SURABAYA- Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) delapan posisi strategis di lingkungan TNI Angkatan Darat,

yang berlangsung di Aula Jenderal Besar A.H. Nasution, Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, pada Senin (30/12).

Sertijab ini merupakan bagian dari upaya penyegaran organisasi TNI AD dalam menghadapi tantangan tugas yang semakin dinamis.

Jenderal Maruli menyampaikan bahwa rotasi dan promosi jabatan adalah langkah penting untuk menjaga profesionalisme serta meningkatkan efektivitas organisasi.

Ia juga menekankan bahwa sertijab bukan sekadar pergantian pejabat, melainkan sebagai momentum untuk memperkuat sinergi, inovasi, dan dedikasi dalam mendukung tugas pokok TNI AD sebagai penjaga kedaulatan dan keamanan bangsa.

Adapun delapan jabatan yang diserahterimakan dalam upacara tersebut meliputi:

1. Komandan Kodiklatad: Letjen TNI Widi Prasetijono menyerahkan jabatan kepada Letjen TNI Mohammad Hasan.
2.Panglima Kostrad: Letjen TNI Mohammad Hasan menyerahkan jabatan kepada Letjen TNI Mohammad Fadjar.
3. Pangdam VI/Mulawarman: Letjen TNI Tri Budi Utomo digantikan oleh Mayjen TNI Rudy Rachmat Nugraha.
4. Pangdam XII/Tanjungpura: Mayjen TNI Iwan Setiawan digantikan oleh Mayjen TNI Jamallulael.
5. Pangdam XIII/Merdeka: Mayjen TNI Candra Wijaya digantikan oleh Mayjen TNI Suhardi.
6.Pangdam XIV/Hasanuddin: Mayjen TNI Bobby Rinal Makmum digantikan oleh Mayjen TNI Windiyatno.
7.Komandan Secapaad: Mayjen TNI Windiyatno digantikan oleh Brigjen TNI Sachono.
8.Komandan Pusat Intelijen Angkatan Darat (Danpusintelad): Brigjen TNI Dian Hardiana digantikan oleh Brigjen TNI Ardian Triwarsana.

Dalam kesempatan tersebut, Jenderal Maruli memberikan apresiasi kepada pejabat lama atas pengabdian dan tugas yang telah dijalankan dengan baik.

Ia juga menegaskan pentingnya tanggung jawab dan integritas dalam mengemban amanah jabatan serta mengingatkan pejabat baru untuk segera beradaptasi dengan lingkungan kerja dan melanjutkan program yang telah dirancang untuk keberlanjutan organisasi.

Selain itu, Jenderal Maruli menyampaikan rencana TNI AD untuk memberangkatkan sekitar 300 personel untuk melaksanakan ibadah umrah pada 2025 sebagai bagian dari program pembinaan mental dan spiritual prajurit.

Dalam perkembangan terkait Pangkostrad, Letjen TNI Mohammad Fadjar yang baru saja dilantik menggantikan Letjen TNI Mohammad Hasan, memiliki perjalanan karier yang cemerlang.

Lahir di Ambon pada 14 Agustus 1971, Fadjar merupakan anak dari Brigjen TNI (Purn.) H. Bom Soerjanto, mantan Duta Besar RI untuk Papua Nugini.

Fadjar juga seorang adik dari Kepala Divisi Hubungan Internasional Polri Inspektur Jenderal (Pol) Krishna Murti.

Karier Fadjar dimulai dari Komandan Batalion 23 Grup 2 Kopassus pada 2008, dan ia juga pernah menjabat sebagai ajudan Presiden Joko Widodo pada 2015-2016.

Mohammad Fadjar merupakan jebolan Akademi Militer atau Akmil angkatan 1993 dari satuan Kopassus atau Infanteri.

Selama berkarier sebagai militer, Fadjar kerap menduduki posisi strategis di lingkungan TNI.(rak)

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#kostrad #letjen TNI #pangkostrad #tni ad #Letjen TNI Mohammad Fadjar #ksad