RADAR SURABAYA – TikToker Nazmi, 18, menjadi korban pengeroyokan oknum klub motor gede (moge) Bikers Brotherhood MC (BBMC) pada Sabtu (14/12) dini hari. Kabar pengeroyokan pemilik akun TikTok @tsqonlyfans ini menjadi sorotan di media sosial (medsos).
Kronologi kejadian Nazmi mendapat pengeroyokan ini telah dirangkum oleh akun Instagram @pikiran rakyat pada Senin (16/12). Rangkuman kronologi kejadian itu ditulis berdasarkan sebuah rekaman CCTV.
“Jadi berdasarkan fakta di lapangan, kejadian pemukulan kepada N terjadi akibat insiden yang sebelumnya terjadi di CK Jalan Aceh Kota Bandung pada Jumat, 13 Desember 2024. Ketika itu, diduga N berada di sekitar kejadian tepatnya di dalam mobil bersama rekannya,” tulis @pikiranrakyat dalam keterangannya.
Dalam rekaman CCTV tersebut terlihat seorang pemuda berinisial DW melemparkan rokok ke meja korban E dan R di CK jalan Aceh Kota Bandung, Jumat (13/12) pukul 00.46 WIB. Atas aksi tersebut ketiganya terlibat cekcok hingga teman DW, yakni T berusaha melerai ketiganya yang sempat berdamai. Namun, istri dari T yakni F tiba-tiba melakukan intimidasi kepada E dan R. Hingga akhirnya mereka kembali terprovokasi.
Tiba-tiba dari rekaman CCTV, sekelompok pemuda sekitar 20 orang datang dan melakukan pemukulan kepada E dan R secara membabi buta. R kemudian diselamatkan oleh seseorang yang memintanya mundur. Naas, korban E tak bisa terselamatkan dan berakhir dibawa ke rumah sakit.
Sayangnya, diketahui pada pukul 03.00 WIB kelompok T tadi kembali melakukan keributan dengan sekumpulan orang di bundaran KFC Riau yang diduga klub motor tersebut. Imbas dari insiden itu, klub moge mencari keberadaan T dan DW.
Melalui keterangan Azhari, kakak Nazmi, pada pukul 01.00 WIB Nazmi sedang berada di jalan Aceh Kota Bandung untuk bertemu temannya di Hotel Janevela.
Namun saat di lokasi, Nazmi dihadang sekelompok orang dan di bawa ke sebuah tempat di daerah Wastukencana. Ketika Nazmi ditanyai kelompok tersebut, apakah terlibat aksi pemukulan E dan R dan mengetahui keberadaan T dan DW yang diduga temannya, Nazmi mengaku tak terlibat dan tidak mengetahui keberadaan keduanya.
Pada pukul 05.00 WIB, Nazmi diantarkan oleh pengemudi ojek online (ojol) yang dipesan kelompok klub moge tersebut ke rumahnya dengan keadaan babak belur. Sesampainya di rumah, keluarga langsung membawa Nazmi ke rumah sakit.
Kondisi Nazmi dengan berbagai luka pasca pengeroyokan, diunggah oleh X/Twitter @panpandjafar pada Minggu (15/12). Cuitan tersebut saat ini telah dilihat sebanyak 1,3juta kali oleh pengguna X/Twitter dengan berbagai komentar dari warganet.
“Masasih sih sekelas BBMC orang orang gede ngeroyok nazmi yg badan kecil begini anjirr?? ada sebab nya kali???????,” @wii***
“Rewel ahh,salah sasaran?kenapa bajunya di blur segala?takut ketauan anggota slaughter yaa?oh iya sebelumnya kan ngeroyok anak ketua HCB dibikin smpe 20 jaitan lebih yaa uppss... gaakan ada asep klo gaada api jendral,” @_An***
“Gausah pada kasian, si nazmitsq playing victim jir. awal mulanya geng gengan dia GBR, PMGI, barshake atau apalah duluan ngeroyok anaknya ketua club moge brotherhood itu ada bukti cctv nya, yaiya dikeroyok balik atuh bodo barudak jamet ,” @lis***
Menurut pengakuan netizen, kelompok yang melakukan pengeroyokan kepada korban E dan R yang salah satunya diduga anak dari ketua klub moge tersebut, merupakan kelompok geng dari ikon Bandung alias Nazmi sendiri. Sehingga menurut netizen wajar jika kejadian itu terjadi.
Diketahui, Nazmi saat ini sedang menjalani perawatan intensif akibat luka yang ia terima. Dokter menemukan adanya pendarahan di paru-paru akibat benturan benda tumpul, patah pergelangan kaki, dan keretakan di tulang pipi. Keluarga korban mengaku jika setelah proses visum dilakukan, mereka akan segera membuat laporan resmi ke pihak kepolisian. (ang/jay)
Editor : Jay Wijayanto