Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Ibu Rumah Tangga Tewas Diterkam Buaya saat Cuci Kaki di Pantai Pulau Tello, Nias Selatan

Jay Wijayanto • Selasa, 17 Desember 2024 | 23:55 WIB
Proses evakuasi korban oleh warga menggunakan speed boat di sekitar pantai Desa Orahili, Kecamatan Pulau-Pulau Batu, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara, Senin (16/12).
Proses evakuasi korban oleh warga menggunakan speed boat di sekitar pantai Desa Orahili, Kecamatan Pulau-Pulau Batu, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara, Senin (16/12).

RADAR SURABAYA – Seorang ibu rumah tangga (IRT) bernama Nurhawati Zihura, 43, warga Desa Orahili, Kecamatan Pulau-Pulau Batu, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara, tewas diterkam seekor buaya di sekitar pantai Desa Orahili, Pulau Tello, Senin (16/12).

Sekretaris Desa Orahili, Agustinus Gaho, membenarkan peristiwa yang menggegerkan warga tersebut. Dia menuturkan kronologi kejadian tersebut bermula saat korban pulang dari ladang hendak mencuci kaki di belakang rumahnya yang dekat dengan tepi pantai.

Saat hendak mencuci kaki, tiba-tiba muncul seekor buaya menerkam leher korban dari belakang. Warga yang melihat kejadian itu sontak berteriak meminta tolong sehingga warga lain datang berhamburan dalam upaya penyelamatan korban.

“Korban sedang mandi laut di belakang rumah. Tiba-tiba buaya datang dari belakang, menerkam, dan menyeret korban sejauh sekitar 40 meter dari pantai,” kata saksi Sewajar Nehe, warga setempat, yang dikutip dari Suara Indonesia, Selasa (17/12).

Warga mengejar buaya menggunakan speed boat dan perahu motor. Berbagai usaha telah dilakukan untuk menyelamatkan korban. Di antaranya dengan memakai beberapa ekor ayam sebagai umpan buaya agar mau melepaskan terkamannya di leher korban.

“Sekitar tiga menit kemudian, tiba-tiba buaya muncul ke permukaan air dimana terlihat korban masih di mulut buaya. Warga pun sontak berteriak dan meminta agar buaya melepaskan korban sambil berinisatif mengumpan seekor ayam sebagai ganti korban,” tutur Agustinus.

Setelah lebih dari 1 jam, upaya warga membuahkan hasil. Korban berhasil lepas dari mulut buaya. Korban segera dievakuasi ke rumahnya dan memperoleh perawatan medis dari Puskesmas Pulau Tello. Namun sayang, nyawa korban sudah tak tertolong.

Sementara itu, buaya yang menerkam korban berhasil ditembak mati oleh petugas dari pihak berwajib. Ukuran buaya muara yang berhasil ditembak itu sekitar 4 meter.

Mayat buaya itu kemudian diarak beramai-ramai oleh warga menuju halaman kantor desa Orahili.

Dari hasil musyawarah Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Kecamatan Pulau-Pulau Batu, pemerintah desa setempat dan pihak keluarga korban menyepakati bangkai buaya muara tersebut dikubur untuk menghindari keresahan lebih lanjut di masyarakat. (ken/jay)

 

Editor : Jay Wijayanto
#sumatera utara #ibu rumah tangga (IRT) #diterkam buaya #nias selatan #pulau nias