RADAR SURABAYA – Kekalahan telak Persik Kediri dari tuan rumah Persebaya Surabaya dengan skor 4-1 pada Rabu (11/12) sore memicu kegeraman pelatih Marcelo Rospide. Meski timnya tampil dominan, terutama di babak kedua, hal itu tetap tidak cukup untuk menghindari hasil buruk di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya.
Marcelo menuntut pertanggungjawaban anak asuhnya, terutama atas empat gol yang bersarang di gawang Persik. Gol-gol di menit awal menjadi sorotan utama, yang menurutnya terjadi akibat kesalahan pemain dalam mengantisipasi serangan cepat Persebaya.
"Saya tidak terima tim ini kebobolan tiga gol dalam waktu singkat. Kami sudah mencoba berbagai taktik, tapi pemain terlihat kesulitan. Meski menguasai permainan, itu tidak berarti apa-apa tanpa hasil. Semua pemain harus bertanggung jawab," tegas Marcelo usai pertandingan.
Pelatih asal Brasil itu secara khusus menyoroti gol kedua Persebaya. Kesalahan fatal kiper Leonardo Navacchio menjadi pemicunya. Bola sapuan Navacchio justru membentur Malik Risaldi, yang kemudian memberikan assist matang untuk Rivera yang berdiri bebas.
"Gol pertama dari Rashid bisa saya terima karena murni kualitas lawan. Namun, gol kedua dan ketiga sepenuhnya kesalahan pemain. Tapi saya tidak akan menyalahkan individu tertentu," ungkap Marcelo.
Marcelo juga memuji kekuatan Persebaya, terutama dalam transisi permainan. Menurutnya, Persebaya menunjukkan kualitas materi pemain yang solid, bahkan sejak laga uji coba pramusim.
"Sejak uji coba, Persebaya sudah menunjukkan kualitas yang bagus. Mereka punya pemain-pemain dengan transisi yang kuat. Tapi kali ini, kekalahan ada di pihak kami, dan ini akan jadi pelajaran," ujar Marcelo.
Selain itu, Marcelo juga menyebut jadwal padat yang harus dijalani Persik sebagai salah satu alasan timnya gagal tampil maksimal. Hanya beberapa hari setelah melawan Madura United, Persik harus melakoni laga sulit melawan Persebaya tanpa waktu pemulihan yang memadai.
"Seharusnya, setelah melawan Madura, kami bisa fokus recovery. Tapi jadwal yang padat di bulan Desember ini membuat kami datang ke sini dalam kondisi kurang ideal," tambahnya.
Sementara itu, bek Persik Nuri Fasya menyampaikan permintaan maaf kepada pelatih dan suporter atas kekalahan telak tersebut. Mantan pemain Persebaya itu juga berjanji untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama di laga berikutnya.
"Kekalahan ini tentu bukan yang kami inginkan. Saya meminta maaf kepada pelatih dan suporter. Kami akan bekerja keras agar hasil seperti ini tidak terulang," ujar Nuri.
Kekalahan dari Persebaya membuat Persik tetap berada di posisi ke-10 klasemen sementara Liga 1 dengan raihan 18 poin. Selanjutnya, tim Macan Putih akan melakoni laga kandang melawan Arema FC pada Sabtu (16/12) mendatang. (*)
Editor : Lambertus Hurek