Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Viral! Emak Emak Ngamuk dan Ludahi Pria Saat Ditegur Rekam Film di Bioskop, Ini Tanggapan Joko Anwar

Jay Wijayanto • Rabu, 11 Desember 2024 | 23:28 WIB
Tangkapan layar video ibu-ibu yang mengamuk ketika ditegur gegara merekam film di bioskop.
Tangkapan layar video ibu-ibu yang mengamuk ketika ditegur gegara merekam film di bioskop.

RADAR SURABAYA – Larangan merekam film di bioskop bukanlah informasi baru yang asing bagi para penonton. Bahkan sebelum film dimulai, selalu diingatkan kembali bahwa hal tersebut sangat dilarang karena merupakan bentuk pembajakan.

Namun, ternyata larangan tersebut masih banyak dilanggar oleh penonton yang nekat merekam film dengan dalih hanya merekam beberapa detik untuk kebutuhan media sosial.

Salah satunya seperti kejadian pembajakan film yang terjadi di salah satu bioskop di Mal Grand Indonesia di Jalan MH. Thamrin Jakarta.

Seorang emak emak terciduk diam-diam merekam film di dalam bioskop oleh pemilik akun X @akbarry.

Menyadari bahwa tindakan emak emak tersebut salah, pemilik akun mencoba untuk menegur. Namun respons yang diberikannya begitu di luar kendali. Dia mengamuk bahkan meludahi pemilik akun.

“DILUDAHI IBU-IBU YANG NGEREKAM ADEGAN DI BIOSKOP. Dia ancem ancem juga,” tulis @akbarry pada Selasa (10/12).

Pemilik akun juga menyertakan video ketika emak emak itu mengamuk dan mengatakan bahwa dirinya tidak melakukan pembajakan film. Ia menyebut bahwa pembajakan film berlaku apabila pelaku merekam keseluruhan film.

“Lu jangan sok sembarangan aja ngomong gitu sama gue. Pembajakan yang mana? Buktinya mana pembajakan? Kalau dari awal sampai akhir baru (pembajakan),” ungkap ibu tersebut penuh amarah.

Dia juga menyebut bahwa merekam adegan film di bioskop boleh dilakukan asalkan tidak merekam keseluruhan. Bahkan, dia dan teman laki-lakinya mengatakan bahwa banyak penonton yang juga merekam film di bioskop.

Alhasil, pemilik akun pun mencoba menanyakan kepada penonton lain tentang anggapan itu, namun semua menjawab tidak merekam.

Masih tidak terima ditegur, emak emak itu ganti melayangkan pertanyaan mengenai dasar hukum mana yang melarang tindakannya merekam film. “Ngerti apa lu? Dasar hukumnya punya gak lu? Jangan ngomong-ngomong doang lu? Tau dari mana lu? Lu enggak punya dasar hukumnya tahu gak?” ucapnya.

Amarah emak itu semakin memuncak ketika pemilik akun melaporkan kejadian tersebut ke pegawai bioskop.

Ibu-ibu itu sampai berteriak dan bahkan mengancam akan melaporkan pemilik akun ke polisi. Tidak hanya diteriaki dan diancam, pemilik akun juga sempat diludahi hingga mengenai bagian bawah celananya.

Video ini menjadi viral di media sosial hingga mendapat 2,3 juta penayangan. Sutradara terkenal Joko Anwar pun turut memberikan tanggapannya terkait peristiwa ini.

Joko Anwar menyatakan bahwa merekam film di dalam bioskop adalah perbuatan yang dilarang meskipun hanya beberapa detik.

“Merekam layar ketika film sedang ditayangkan di dalam bioskop, lama atau sebentar, adalah perbuatan melanggar hukum ya, teman-teman,” tulisnya di akun X @jokoanwar pada Rabu (11/12).

Joko Anwar juga menyebutkan dasar hukum yang mengatur larangan merekam film di bioskop tertuang dalam UU Hak Cipta Pasal 9 ayat (1) dengan ancaman pidana penjara paling lama 10 tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp 4 miliar.

Selain itu ada UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) Pasal 32 ayat (1) dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 8 tahun dan/atau denda paling banyak Rp 2 miliar.

Tidak lupa, dia memberikan pujian atas tindakan pemilik akun yang berani menegur dan mengkonfrontasi emak emak tersebut. Bahkan, Joko Anwar memberikan apresiasi berupa undangan untuk sang pemilik akun @akbarry berupa gala premiere film terbarunya yang akan tayang pada tahun depan.

“Salut buat mas-masnya yang mengkonfrontasi ibu-ibunya. Mas-masnya kalau baca ini, DM aku yah. Kalau bersedia, aku undang gala premiere filmku tahun depan, Pengepungan di Bukit Duri. We’ll be honored,” pungkasnya. (sas/jay)

 

Editor : Jay Wijayanto
#merekam film #joko anwar #emak emak #bioskop