Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Bonus PON XXI Aceh-Sumut Kontingen Jatim Cair, Ketua Dewan Penyantun KONI Jatim Ingatkan Atlet Kelola Keuangan dengan Bijak

Rahmat Adhy Kurniawan • Selasa, 10 Desember 2024 | 13:50 WIB

Ketua Dewan Penyantun KONI Jawa Timur LaNyalla Mahmud Mattalitti yang juga anggota DPD RI 2024-2029.
Ketua Dewan Penyantun KONI Jawa Timur LaNyalla Mahmud Mattalitti yang juga anggota DPD RI 2024-2029.

Bonus PON Kontingen Jatim Cair, LaNyalla Ingatkan Atlet Kelola Keuangan dengan Bijak

RADAR SURABAYA – Senator asal Jawa Timur, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, mengingatkan para atlet Kontingen Jatim yang menerima bonus dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur atas prestasi di Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumatera Utara 2024 agar cermat dan bijaksana dalam mengelola keuangan.

Ketua Dewan Penyantun KONI Jawa Timur itu menekankan pentingnya penggunaan uang untuk hal yang bermanfaat dan memiliki nilai investasi, mengingat masa karir atlet yang relatif singkat di beberapa cabang olahraga.

"Sebaiknya belanjakan untuk kebutuhan masa depan seperti aset tanah, rumah, emas, atau investasi bisnis.

Banyak contoh atlet yang hidup sulit di masa tua meskipun pernah berjaya," ujar LaNyalla, Selasa (10/12).

Apresiasi untuk Pemprov Jatim

Ketua DPD RI ke-5 itu juga memberikan apresiasi kepada Pemprov Jatim yang segera mencairkan bonus atlet asal Jatim peraih medali di ajang PON Aceh-Sumatera Utara 2024.

Pasalnya, dengan mencairkan bonus atlet peraih medali secepatnya, merupakan wujud keseriusan sekaligus komitmen pemerintah terhadap pembinaan olahraga di Jatim.

"Saya sangat mengapresiasi Pemprov yang segera mengucurkan bonus atlet. Ini sangat ditunggu-tunggu dan berguna bagi mereka," tambah anggota MPR RI/DPD RI masa bakti 2024-2029 itu.

LaNyalla juga mendorong percepatan pelaksanaan Puslatda Jatim untuk persiapan PON XXII NTB-NTT pada 2028.

Dengan dimulainya pelatihan lebih awal, atlet tidak akan terlalu lama vakum dan dapat terus fokus meningkatkan performa mereka.

"Percepatan Puslatda penting untuk menjaga konsistensi pembinaan atlet. Jangan sampai mereka memilih berhenti berkarir karena tergiur pekerjaan lain," tegasnya.

“Saya kira Pemprov Jatim sudah tahu apa yang harus dilakukan agar pembinaan olahraga di Jatim berkesinambungan.

Selain itu, atlet ini memiliki energi besar yang harus disalurkan dengan baik dan benar.

Apalagi sudah terbukti, dengan olahraga bisa mencegah dan menghindarkan mereka dari hal negatif,” pungkas LaNyalla.

Pemberian bonus dilaksanakan Selasa sore di Gedung Negara Grahadi Surabaya kepada 107 peraih medali emas, 109 peraih medali perak, dan 113 peraih medali perunggu.

Dalam kesempatan itu juga diberikan piagam penghargaan khusus kepada 12 cabang olahraga asal Jatim yang meraih juara umum di PON Aceh-Sumut, yaitu cabang olahraga IMI (balap motor), Muaythai, ISSI (balap sepeda road race dan MTB), Gantole, Jujitsu, Loncat Indah, Panjat Tebing, Selam, Ski Air, Tenis Lapangan, Triathlon, dan Wushu.

Dengan langkah ini, diharapkan pembinaan olahraga di Jawa Timur terus berkelanjutan dan semakin memperkuat prestasi atlet di masa mendatang.(rak)

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#LaNyalla Mahmud Mattalitti #bonus cair #atlet jatim #KONI Jatim #PON XXI 2024 Aceh Sumatera Utara #pemprov jatim