Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Uston Nawawi Puji Skuad Persebaya yang Tak Kenal Menyerah Meski Bermain 10 Orang

Rahmat Sudrajat • Minggu, 8 Desember 2024 | 04:53 WIB

Uston Nawawi (kanan) yang menggantikan Paul Munster yang tidak dapat mendampingi Persebaya setelah terkena kartu merah saat menghadapi Madura United.
Uston Nawawi (kanan) yang menggantikan Paul Munster yang tidak dapat mendampingi Persebaya setelah terkena kartu merah saat menghadapi Madura United.

Persebaya Surabaya Tundukkan Arema FC 3-2 di Stadion GBT, Meski Bermain dengan 10 Pemain.

RADAR SURABAYA- Persebaya Surabaya meraih kemenangan dramatis atas rival sesama Jawa Timur, Arema FC, dengan skor 3-2 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya.

Meski harus bermain dengan 10 pemain sejak babak kedua setelah kapten tim Bruno Moreira diganjar kartu merah oleh wasit Naufal Adya Fairuski, Green Force tetap tampil spartan hingga akhir laga.

Tambahan waktu enam menit menjadi momen krusial. Malik Risaldi dilanggar pemain Arema FC di kotak penalti, membuat wasit tanpa ragu menunjuk titik putih.

Flavio Silva yang menjadi algojo berhasil menuntaskan tugasnya dengan sempurna, memastikan kemenangan penting bagi Persebaya.

Kebangkitan di Tengah Tekanan

Asisten pelatih Persebaya, Uston Nawawi, mengapresiasi perjuangan para pemain yang tampil tanpa pelatih kepala Paul Munster.

Alhamdulillah, kami bersyukur atas perjuangan luar biasa para pemain. Gol lawan terjadi akibat kesalahan kami sendiri yang harus segera dievaluasi," ujar Uston usai pertandingan, Sabtu (7/12).

Gol Arema FC memang lahir dari kesalahan pemain Persebaya, termasuk gol bunuh diri Slavko Damjanovic dan penalti di babak kedua.

Namun, Uston menolak berkomentar soal keputusan penalti untuk Arema FC, menegaskan bahwa hanya wasit yang tahu pasti setelah melihat VAR.

Strategi Kunci di Babak Kedua

Dalam kondisi bermain dengan 10 pemain, Uston melakukan perubahan taktik dengan memasukkan Kasim Botan menggantikan Francisco Rivera.

Langkah ini dilakukan untuk menambah kekuatan fisik dalam mengantisipasi dua striker tinggi Arema FC yang masuk di babak kedua.

"Kami butuh pemain yang kuat untuk bertahan dan menyerang saat kehilangan satu pemain," jelas Uston.

Bek Persebaya, Ardi Idrus, yang menggantikan peran kapten setelah Bruno Moreira diusir keluar, mempersembahkan kemenangan ini untuk seluruh pendukung Persebaya.

"Kami bersyukur atas kemenangan ini dan mempersembahkannya untuk semua Bonek dan Bonita. Ini pertandingan derby yang luar biasa," ungkap Ardi.

Berkat kemenangan ini, Persebaya Surabaya tetap kokoh di puncak klasemen sementara Liga 1 dengan 30 poin, sementara Arema FC berada di peringkat keenam dengan 21 poin.(rmt)

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#liga 1 #uston nawawi #Persebaya vs Arema FC #derby jatim #liga indonesia #Persebaya Surabaya