Arema FC Pulang dengan Rantis Usai Kalah 3-2 dari Persebaya di Stadion GBT
RADAR SURABAYA - Tim Arema FC meninggalkan Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya menuju hotel di Gresik menggunakan kendaraan taktis (rantis) dengan pengawalan ketat setelah laga melawan Persebaya, Sabtu (7/12).
Berbeda dengan kedatangan mereka sebelum pertandingan yang menggunakan bus, langkah ini diambil demi keamanan.
Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol. Luthfie Sulistiawan, menegaskan bahwa penggunaan rantis merupakan prosedur standar.
"Gak ada apa-apa, itu memang standar biasa," kata Kombes Luthfie.
Setelah kalah 3-2 dari Persebaya, Arema FC langsung meninggalkan stadion tanpa menggelar konferensi pers seperti biasanya. Sebagai gantinya, konferensi pers diadakan di hotel tempat mereka menginap.
Kombes Luthfie memastikan bahwa situasi di dalam dan luar lapangan berjalan aman dan sesuai rencana.
"Tidak ada kendala. Ini sesuai dengan yang kita rencanakan, pertandingan bisa berjalan dengan lancar," ujarnya.
Ia juga mengapresiasi sikap tertib para suporter Persebaya, Bonek dan Bonita, yang menjaga kondusivitas selama pertandingan berlangsung.
"Alhamdulillah, saya berterima kasih kepada seluruh suporter yang telah menjaga situasi tetap kondusif. Mudah-mudahan ini menjadi pertanda baik untuk ke depan," harapnya.
Dalam pertandingan tersebut, Persebaya Surabaya berhasil mengalahkan Arema FC dengan skor 3-2. Flavio Silva mencetak dua gol, sementara Malik Risaldi menambah satu gol untuk Persebaya.
Gol balasan Arema FC tercipta melalui gol bunuh diri Slavko Damjanovic dan penalti William Marcilio. (rmt)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan