Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Penjual Es Teh yang Viral Usai Di-bully Gus Miftah Akan Berangkat Umrah pada Ramadan 2025, Raih Donasi Modal Usaha Rp36 Juta dari Netizen

Jay Wijayanto • Rabu, 4 Desember 2024 | 22:00 WIB
Tangkapan layar video Sunhaji alias Pak Sun, penjual es teh yang di-bully oleh Gus Miftah di tengah massa.
Tangkapan layar video Sunhaji alias Pak Sun, penjual es teh yang di-bully oleh Gus Miftah di tengah massa.

RADAR SURABAYA – Penjual es teh yang viral usai dirinya di-bully dan dipermalukan Gus Miftah di tengah massa dalam kajian akbar di Magelang, beberapa waktu lalu, akan segera diberangkatkan umrah oleh Ustadz Muhammad Fakhrurrazi Anshar selaku pengasuh Sekolah Tahfidzul Quran, Markaz Hijrah Indonesia (MHI).

Hal tersebut disampaikan oleh Fakhrurrazi melalui akun Instagram resminya @fakhru_ans_official pada Selasa (3/12).

Melalui unggahan tersebut, dia menyampaikan akan memberangkatkan umrah penjual es teh di awal bulan ramadan tahun 2025. Maka dari itu, dia meminta bantuan kepada netizen untuk mencari tahu kontak penjual es teh itu agar bisa dihubungi.

"Sampaikan salam saya kepada penjual es teh tersebut. Temen-temen, melalui video ini, bismillahirahmanirahim, saya izin untuk mengumrahkan beliau. Insya Allah di umrah akbar saya di bulan Ramadan, saya akan berangkatkan di awal Ramadan beliau untuk berumrah. Tolong yang mendengar, melihat video ini, untuk segera membagikan. Tolong hubungi nomor admin saya untuk konfirmasi, di mana dan daerah mana beliau tinggal. Insya Allah kami akan uruskan untuk umrah di awal Ramadan," ucapnya.

Fakhrurrazi menyampaikan simpatinya ketika melihat video penjual es teh yang di-bully bahkan dipermalukan oleh Gus Miftah dengan mengatai ‘goblok’. Padahal, menjadi penjual es teh adalah pekerjaan halal untuk menafkahi keluarga.

"Sampaikan salam saya kepada seluruh ayah yang mencari nafkah, seluruh bapak yang menjadi pejuang nafkah halal. Saya begitu sedih melihat video tersebut, saya berdoa kepada Allah SWT, semoga penjual es teh tersebut dikuatkan Allah, mencari nafkah yang halal untuk keluarganya, sesama ayah yang mencari nafkah terasa betul perjuangannya," tambahnya.

Tidak butuh waktu lama, Fakhrurrazi mendapat kontak penjual es teh yang ternyata bernama Sunhaji. Pria yang kerap disapa Pak Sun ini merupakan warga Dukuh Gesari, Desa Banyusari, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Pak Sun dulunya bekerja sebagai tukang kayu. Namun karena mengalami cedera, dia memutuskan berganti pekerjaan menjadi penjual es teh keliling untuk menghidupi istri dan kedua anaknya.

Fakhrurrazi telah berhasil menghubungi Pak Sun melalui panggilan video call. Dalam panggilan tersebut dia menyampaikan niatnya untuk memberangkatkan umrah Pak Sun pada 3 Maret 2025. Dia juga akan membantu Pak Sun untuk membuat paspor di Magelang.

“Insya Allah di Ramadan tanggal 3 Maret kita berangkat ya Pak Sun. Saya izin nanti minta foto KTP, foto Kartu Keluarga, nanti tak bikinin paspor. Nanti tak temenin, Insya Allah nanti ada tim saya yang nemenin. Atau kalau perlu saya temenin langsung bikin paspornya. Insya Allah di Magelang. Nanti setelah itu, Insya Allah berangkat umrah tanggal 3 Maret ya Pak Sun,” kata Fakhrurrazi.

Setelah video yang merekam momen Gus Miftah mem-bully dan mempermalukan Pak Sun viral di media sosial, publik jadi menaruh simpati dan empati kepada pria penjual es teh tersebut. Tidak hanya diberangkatkan umrah, publik juga turut melakukan donasi yang dibuka oleh pemilik akun X @zoelfick.

Hingga Rabu (4/12) pukul 06.17, uang donasi yang sudah terkumpul untuk Sunhaji mencapai lebih dari Rp36 juta.

Donasi ini akan ditutup pada 6 Desember 2024 dan langsung diantarkan ke pihak penerima yakni Sunhaji alias Pak Sun. Open donasi ini bertujuan untuk modal usaha yang lebih baik bagi Pak Sun.

Sementara itu, Gus Miftah yang merupakan Utusan Khusus Presiden di Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagaaman telah membuat video permohonan maaf dan bahkan mendatangi kediaman Pak Sun pada Rabu (4/12) pukul 07.00 WIB.

Kedatangan pengasuh Ponpes Ora Aji, Sleman, tersebut berniat untuk meminta maaf atas guyonan kasarnya yang viral. Bahkan, Gus Miftah juga menawarkan Sunhaji untuk umrah sekeluarga.

Tindakan Gus Miftah ini buntut dari desakan Partai Gerindra terutama Presiden Prabowo Subianto untuk meminta maaf kepada Pak Sun.

Desakan tersebut diunggah oleh admin Instagram @gerindra pada Selasa (3/12). Gerindra juga menyertakan video Presiden Prabowo Subianto yang menyampaikan bahwa dirinya sangat menghargai dan menghormati Pedagang Kaki Lima (PKL) sehingga tindakan Gus Miftah dinilai tak sejalan dengan ajaran Prabowo.

“Dengan segala kerendahan hati, mimin minta Gus @gusmiftah untuk minta maaf ke Bapak Penjual Es. Apa yang Gus lakukan tidak sesuai dengan apa yang Pak @prabowo inginkan dan ajarkan. Terima kasih,” tulisnya. (sas/jay)

 

Editor : Jay Wijayanto
#penjual es tes #magelang #presiden prabowo subianto #Gus Miftah #Ustadz Muhammad Fakhrurrazi Anshar #gerindra