RADAR SURABAYA – Fenomena joget Sadbor kembali menjadi sorotan. Usai pemilik akun Sadbor alias Gunawan diamankan Oktober lalu, kini polisi membuat gebrakan anyar yang bikin netizen geleng-geleng kepala.
Dalam video yang viral di media sosial (medsos) baru-baru ini, nampak polisi menonton para pemuda yang sedang melakukan siaran langsung (live) TikTok sembari joget Sadbor.
Diduga kejadian berlangsung di daerah Sukabumi. Berdalih sebagai bentuk pengamanan untuk mencegah adanya promo judi online (judol), aksi ini tuai berbagai kontra dari warganet.
Video polisi tonton para pemuda live sambil joget sadbor ini viral di berbagai kanal media sosial, salah satunya diunggah oleh akun Instagram @tante.rempong.official pada Selasa (3/12).
“Pak kalo boleh saran, gak ada guna nya disana, mending bergerak cari bandar nya ???? Ngapain ngawasin orang orang begitu, bandar noh pak makin banyak,” tulis @tante.rempong.official dalam unggahannya.
Pada video tersebut nampak kegiatan live streaming joget Sadbor ini dilakukan saat malam hari.
Total lima orang pemuda yang sedang berjoget diiring musik dengan mengucapkan seruan khas goyang Sadbor yakni ‘Uwadidaw’ dan ‘Aweu aweu’.
Posisi polisi dalam video tersebut, berdiri di samping para pemuda sembari merokok menyaksikan kegiatan joget Sadbor.
Pada aksi goyang Sadbor tersebut, terdapat tiga buah handphone (HP) yang digunakan sekaligus sebagai media live streaming.
Spontan saja, video ini langsung menjadi sorotan dari kalangan netizen. Hingga saat ini unggahan tersebut telah disukai lebih dari 3,8ribu pengguna Instagram.
Ratusan komentar menuliskan berbagai tanggapan yang mayoritas merasa aksi polisi mengawasi jalannya live streaming dengan datang langsung di lokasi kejadian sangat tidak efektif.
“Pinter dikit napa ya nyarinya tinggal nonton live nya liat id nya kenapa siiii sudah secanggih ini,” tulis @aul****
“Pantes gini bgt hukum di negeri kita, penegak hukumnya prefer jagain org live sadbor,” @hi_***
“Mendingan ikutan gak si itu bpk pol nya daripada berdiri ngawasi gakguna,” @put***
Tak hanya di media sosial Instagram, video ini juga menjadi perbincangan di kalangan pengguna X/Twitter, yang diunggah oleh akun @DS_yantie pada Selasa (3/12).
Unggahan tersebut saat ini telah dilihat lebih dari 573ribu pengguna X/Twitter. Tidak jauh berbeda dengan komentar kontra dari pengguna Instagram, pada cuitan ini ratusan netizen juga menyayangkan solusi polisi yang dirasa tidak efisien.
“Sibuk ngawasi joget. Nangkap bandarnya ngk bisa,” @ken***
“Sementara sang bandar dan bekingnya duduk minum wine bersama,” @kan***
“Kalo diliat negara lain malu bang, polisi kitabtugasnya kaya gini,” @thi***
Masyarakat berharap ada tindakan jauh lebih masuk akal dan tegas dari pemerintah dalam memberantas segala jenis judi online.
Menurut warganet, aksi cegah promosi judol dengan mengawasi live streaming joget Sadbor bukanlah solusi yang tepat.
Perlu adanya tindakan dalam memberantas bandar, yakni dalang dari judol berasal.
Apabila sang bandar tak kunjung diberantas, fenomena judol dan live streaming terafiliasi judol tidak akan pernah berakhir. (ang/jay)
Editor : Jay Wijayanto