Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Viral! Preman Mabuk Palak Pedagang di Alun-Alun Karawang, Polisi Berhasil Amankan Pelaku

Jay Wijayanto • Senin, 2 Desember 2024 | 18:35 WIB
Tangkapan layar video preman palak pedagang siomay di Alun-Alun Karawang.
Tangkapan layar video preman palak pedagang siomay di Alun-Alun Karawang.

RADAR SURABAYA – Aksi premanisme masih kerap meresahkan para pedagang di Alun-Alun Karawang. Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan preman berinisial M dalam kondisi mabuk tengah memalak seorang pedagang siomay di Alun-Alun Karawang pada Sabtu (30/11). 

Dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @karawanginfo_official menunjukkan pelaku mengenakan jaket hitam tengah mengamuk sambil melontarkan kalimat kasar kepada pedagang untuk meminta sejumlah uang.

Pedagang yang tampak ketakutan pun merogoh tas selempang untuk memberikan uang kepada pelaku.

Kepala Seksi Operasi Pengendalian Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Karawang, Tata Suparta, mengungkapkan bahwa pihaknya menerima laporan terkait aksi premanisme dan pungutan liar di Alun-Alun Karawang pada pukul 04.00 WIB.

Tata menjelaskan bahwa pihaknya telah rutin melakukan patroli di kawasan tersebut mulai pukul 06.00 WIB, namun pelaku melakukan aksi pemalakan lebih awal.

Diduga pelaku juga melakukan pemalakan kepada pedagang lainnya. Untuk itu Satpol PP Karawang berkoordinasi dengan Karang Taruna agar tidak terulang kembali kejadian serupa.

“Kami berkoordinasi dengan karang taruna untuk meningkatkan monitoring dan penjagaan ekstra agar kejadian serupa tidak terulang,” terang Tata.

Satpol PP Karawang juga menggandeng pihak kepolisian untuk melakukan penangkapan. Pelaku berhasil ditangkap di kediamannya di sekitar kawasan alun-alun pada Sabtu (30/11) siang.

Berbeda dengan aksi premanismenya yang terlihat garang ketika memalak korban, pelaku malah terlihat ciut ketika ditangkap oleh pihak kepolisian.

"Iya peristiwa itu Sabtu dini hari, pelaku sudah kami amankan setelah penyelidikan oleh Polsek Karawang Kota," kata Kasi Humas Polres Karawang Ipda Solikhin, Minggu (1/12).

Kronologis kejadian dari kesaksian korban maupun pelaku bermula ketika pelaku yang dalam kondisi mabuk meminta uang sebesar Rp20 ribu kepada korban yang merupakan pedagang siomay.

"Berdasarkan hasil pengembangan dari pelaku maupun korban yang merupakan pedagang siomay, pelaku saat itu dalam keadaan mabuk lalu meminta uang sebesar Rp20 ribu kepada korban, pelaku mengaku hasil uang yang diminta dari pedagang akan digunakan untuk tambahan membeli minuman keras," terangnya.

Atas kejadian ini, pihak kepolisian tengah mengembangkan penyelidikan untuk memastikan tidak ada preman lain yang masih berkeliaran memalak.

Pihak kepolisian akan bertindak tegas jika masih mendapati kejadian serupa.

Untuk itu pihak kepolisian juga meminta bantuan masyarakat agar segera melapor apabila melihat dan merasa menjadi korban kekerasan.

"Atas arahan pak Kapolres kami tidak akan mentolerir para pelaku kekerasan yang meresahkan warga, kami mengimbau agar pedagang dan warga lain yang melihat atau merasa jadi korban, segera melapor jika mengalami tindakan serupa. Dengan ditangkapnya pelaku, diharapkan para pedagang kaki lima dapat kembali menjalankan usaha mereka tanpa dihantui rasa takut," pungkasnya. (sas/jay) 

Editor : Jay Wijayanto
#media sosial #pemalakan #preman #karawang #premanisme