Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Penemuan Mayat Bocah Laki Laki di Kali Cikarang, Korban Terseret Arus Saat Bermain Sepeda di Tengah Hujan

Jay Wijayanto • Kamis, 28 November 2024 | 23:58 WIB
Detik-detik bocah laki-laki hanyut terseret arus saat bermain hujan.
Detik-detik bocah laki-laki hanyut terseret arus saat bermain hujan.

RADAR SURABAYA – Warga kawasan Kali Cilemah Abang, Desa Cibatu, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, digemparkan dengan penemuan mayat seorang bocah laki-laki pada Kamis (28/11) pagi.

Jasad tersebut diketahui merupakan MDU, 13, warga Perumahan Mega Regency, Kecamatan Serang Baru, yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat terseret arus deras saat bermain hujan sambil menaiki sepeda.

Berdasrkan informasi yang dihimpun dari akun instagram @urbancikarang, peristiwa bermula pada Selasa (26/11) sekitar pukul 15.26 WIB.

Dalam rekaman CCTV yang beredar, MDU terlihat sedang bersepeda di jalanan kawasan Perumahan Mega Regency.

Ia tampak asyik menaiki sepedanya sambil bermain hujan hingga akhirnya kehilangan kendali dan tercebur ke saluran air yang beraliran deras.

Saksi mata, seorang pengendara motor yang kebetulan melintas, segera memberitahu warga sekitar. Upaya pencarian langsung dilakukan oleh warga, namun hanya sepeda korban yang berhasil ditemukan di dekat lokasi kejadian.

Pada Selasa malam, tim SAR gabungan dikerahkan untuk mencari korban. Pencarian intensif berlangsung hingga dua hari, namun kondisi aliran air yang deras dan cakupan area yang luas menjadi tantangan besar dalam proses evakuasi.

Setelah dua hari pencarian, Kamis pagi (28/11), jasad MDU ditemukan di aliran Kali Cilemah Abang, dekat Waterfront Estate Lippo Cikarang, yang jaraknya cukup jauh dari lokasi awal korban dilaporkan hilang.

Menurut unggahan akun Instagram @jabodetabek24info, proses evakuasi jasad dilakukan oleh tim SAR bersama warga setempat.

Jenazah kemudian dibawa ke rumah sakit untuk keperluan identifikasi dan pemeriksaan lebih lanjut.

Kejadian ini menjadi peringatan penting bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap bahaya saluran air ketika hujan deras, terlebih saat ini tengah memasuki musim hujan.

Perhatian warganet pun tak lepas dari kejadian memilukan ini. Tak sedikit yang menyayangkan hal tersebut, serta banyak yang mengungkapkan rasa duka dan turut berbelasungkawa kepada keluarga korban.

“Innalillahi wa inna ilaihi roji'un... bisa gak sih kalo ada lubang gorong gorong gitu dikasih tanda biar gak memakan korban.. Sering banget Iho denger berita anak hanyut di saluran-saluran air gorong gorong...” ujar akun @m***.

Baca Juga: Lima Orang Warga Pamekasan Tewas Diduga Hirup Gas Beracun di Dalam Sumur

“ga sanggup ngebayangin gimana jadi orangtua nya,” tulis akun @b***.

“Innalilahi wainnailaihi rojiun...semoga Husnul khotimah ya nak..surga tempat mu di sana bertemu alm ibu mu...semoga ayah,kk dan adk nya di beri ketabahan dan keikhlasan..aamiin yra,” imbuh akun @v***. (aul/jay)

 

Editor : Jay Wijayanto
#main hujan #terseret arus #bekasi #penemuan mayat #cikarang #bocah laki laki tewas