RADAR SURABAYA - Cabang olahraga Barongsai akan dilombakan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur yang akan digelar pada tahun 2025 di Kabupaten Malang, Kota Malang, dan Kota Batu (Malang Raya).
Sebanyak 14 nomor akan dipertandingkan, yang lebih banyak dibandingkan dengan jumlah nomor yang dilombakan pada PON XXI sebelumnya, yang hanya melibatkan 12 nomor.
Ketua FOBI (Federasi Olahraga Barongsai Indonesia) Jatim, Chandra Wurianto Woo, berharap agar Barongsai dapat dilombakan di Porprov IX mendatang. Menurutnya, ini merupakan upaya penting untuk mencari bibit atlet sekaligus mengembangkan olahraga ini di seluruh Jawa Timur.
Ia juga menyebutkan prestasi Barongsai Jatim pada PON XXI di Aceh-Sumut yang berhasil meraih dua medali emas, satu perak, dan satu perunggu sebagai alasan pentingnya pengakuan terhadap cabang olahraga ini di tingkat provinsi.
"Semoga Barongsai bisa dipertandingkan di Porprov IX, untuk terus mengembangkan olahraga ini di Jawa Timur. Pada PON XXI lalu, kami berhasil meraih dua medali emas, satu perak, dan satu perunggu," ujar Chandra Wurianto Woo saat bertemu dengan Ketua KONI Jatim, M Nabil, di Kantor KONI Jatim pada Selasa (26/11).
Pada kesempatan tersebut, M Nabil, Ketua KONI Jatim, juga menyerahkan piagam penghargaan peserta PON XXI Aceh-Sumut 2024 kepada atlet dan pelatih Barongsai Jawa Timur yang berprestasi di PON XXI Aceh-Sumut 2024 yang diadakan pada bulan September lalu.
Menanggapi usulan tersebut, M Nabil menyatakan dukungannya. Ia berjanji akan menyampaikan hal ini kepada seluruh ketua KONI Kota/Kabupaten agar mereka siap untuk menyiapkan atlet terbaik dari daerahnya. Dengan pembentukan pengurus FOBI di seluruh kota dan kabupaten di Jawa Timur, diharapkan Barongsai bisa dipertandingkan secara resmi dalam Porprov IX 2025.
"Saya setuju Barongsai dilombakan di Porprov IX, apalagi kami telah meraih medali emas di PON XXI Aceh-Sumut. Namun, saya juga berharap FOBI Jawa Timur segera membentuk FOBI di seluruh kota/kabupaten agar tim akselerasi cabang olahraga di KONI Jatim bisa mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik," ujar M Nabil.
Sementara itu, menurut Chriswanto Agus, Kabid Binpres FOBI Jatim, saat ini sudah ada 12 Pengkot/Pengkab FOBI di Jawa Timur yang siap menyambut adanya lomba Barongsai di Porprov IX 2025 mendatang.
Pada PON XXI 2024, Barongsai Jatim berhasil meraih total empat medali, terdiri dari dua medali emas dari nomor halang rintang dan kecepatan, satu medali perak di kategori ketangkasan Zou Tou, serta satu medali perunggu di kategori Barongsai Tradisional. Capaian tersebut melampaui target yang telah ditetapkan sebelumnya berkat usaha keras atlet dan pelatih yang dimulai sejak Januari 2024.(rak)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan