RADAR SURABAYA – Buntut dari tantangan Ferry Irwandi yang bakal menghadiahkan sebuah mobil Alphard pada siapa pun yang dapat menyantetnya menuai babak baru.
Setelah heboh video siaran langsung (live streaming) di chanel YouTubenya @ferryirwandi yang telah membuktikan selama 1x24 jam tak ada yang berhasil mengirimi santet kepadanya, kini muncul video mantan dukun Ria Puspita yang menanggapi dengan ancaman pembunuhan melalui podcast @MalamMencekam, Kamis (14/11).
Hal ini bermula saat Ferry Irwandi yang juga pendiri (founder) Malaka Project di akun X/Twitter nya terus memberikan pembuktian jika hal-hal mistis tidaklah nyata. Hal ini membuat Ria Puspita yang mengklaim dirinya adalah mantan dukun tak terima.
Melalui podcast video di kanal YouTube @MalamMencekam yang kini telah dihapus, Ria mengungkapkan emosinya jika tak terima hal-hal mistis diremehkan begitu saja oleh Ferry.
Bahkan, ia memuat pernyataan ingin membunuh Ferry tanpa menggunakan santet, tapi murni dengan tangannya sendiri.
“Tapi dengan statemennya Ferry Irwandi saya ditag, terus orang itu ngomong coba dong tunjukin, coba dong tunjukin. Di sini luka saya yang lama tuh, koreng saya timbul lagi. Kalo seandainya Tuhan mengizinkan boleh, halal, halal saya bu*uh si Ferry. Saya ga mau pake santet, biar pakai tangan saya saja. Halal dan saya dilindungi sama hukum,” ungkap Ria dalam podcast @MalamMencekam.
Video tersebut langsung direspons oleh Ferry dengan mengunggah video berjudul ‘Ultimatum 1x24 jam untuk mantan dukun santet Ria Puspita’ melalui akun YouTubenya @ferryirwandi pada Sabtu (16/11).
“Tadi gua baru nonton video youtubenya malam mencekam, bintang tamunya Ria Puspita ya mantan dukun santet yang sudah beredar di media sosial beberapa waktu terakhir. Nah di video itu menarik sih lucu dan menghibur. Cuman ada satu hal yang gua kira ga bener. Jadi gini, di awal video itu ditunjukin potongan video mbak Ria ini ingin membunuh saya bukan dengan santet tapi dengan tangan atau apalah. Benci kesal atau apa saya ga tahu, tapi yang jelas itu sudah masuk di ranah hukum. Maksudnya pidana, ancaman pembunuhan di depan publik,” kata Ferry dalam video.
Video berdurasi 3 menit 39 detik ini diawali dengan penjelasan Ferry yang menceritakan bagaimana Ria memberikan ancaman pembunuhan padanya dengan santai di muka publik.
Hal ini sudah melenceng dengan tantangan semula Ferry yang berikan hadiah pada siapapun yang dapat menyantetnya.
“Kalo gua terbunuh dengan santet, gua dan keluarga ga pernah mempersalahkan. Bahkan gua kasih alphard, gua kasih duit 1 miliar. Tapi kalau bukan terbunuh dengan santet, justru ini bakal bahaya buat channel Malam Mencekam dan mbak Ria Puspita itu sendiri,” lanjutnya.
Baca Juga: Seorang Pemuda Ditemukan Tewas Gantung Diri di Surabaya
Selanjutnya, Ferry memberikan pernyataan jika apa yang Ria katakan pada podcast tersebut bakal berbalik pada Kanal YouTube Malam Mencekam dan Ria itu sendiri. Dikarenakan, perkataan Ria sudah termasuk tindak pidana ancaman pembunuhan.
“Mbak rianya di situ kan bilang kalo gua itu konten kreator yang pansos, nyari exposure dari manjat hal-hal mistis. Ya saya konten kreator kecil yang pansos cari exposure dan whatever. Tapi saya kasih tahu, saya berurusan dengan pihak yang jauh lebih mengerikan daripada kalian dan mereka nyata. Saya sudah bikin mafia, kriminal triliunan di Indonesia dan kepala saya ini ada harganya. Jadi saya bisa mati tiba-tiba dan kalau itu terjadi maka kalianlah pihak yang akan paling mencurigakan,” ungkap Ferry.
Tak cukup dengan itu, Ferry mengungkapkan bahwa dalam podcast tersebut Ria sempat mengatakan hal buruk tentangnya jika dirinya hanya seorang kreator yang panjat sosial (pansos) dengan hal-hal mistis.
“Jadi dalam 1x24 jam untuk mbak Ria Puspita dan channel Malam Mencekam, saya beri dua pilihan. Kalian bisa lolos dari konsekuensi apapun kalo bisa santet saya dalam 1x24jam terserah siapa yang eksekusi. Saya tahu mbak Ria katanya ga mau lagi ABCDE sudah tobat segala macem. Tapi kan di video mbak Ria bilang jika ada teman-temennya yang masih sakti ini yang tersinggung sama saya, kalau mereka bisa eksekusi saya kalian semua aman dan yang eksekusi dapet duit satu miliar dan alpahard. Kedua, bikin pernyataan maaf ke publik. Sudah begitu saja,” pungkasnya.
Atas hal tersebut, Ferry memberikan sebuah ultimatum dengan dua pilihan. Pertama, kanal YouTube @Malam Terakhir dan Ria Puspita dapat selamat dari hukuman pidana jika mampu mengirimnya santet ditambah dengan hadiah uang Rp1 miliar dan mobil Alphard.
Kedua, mereka mengunggah video permintaan maaf atas kegaduhan yang mereka lakukan.
Tanpa menunggu lama, dihari yang sama. Kanal YouTube @MalamTerakhir memilih mengunggah video permintaan maaf pada Sabtu (16/11).
Video tersebut diberi judul ‘PERMOHONAN MAAF TERKAIT KONTEN MALAM MENCEKAM’.
Pada videonya, menampilkan seorang wanita yang diketahui adalah perwakilan Humas dari Kanal YouTube Malam Mencekam dan suara dari Mang Ei yang mengaku sebagai host. Ei mengungkapkan permintaan maafnya atas video yang telah menghebohkan publik dan berisi ancaman pembunuhan pada Ferry.
“Assalamulaikum. di kesempatan baik ini saya Mang Ei, host malam mencekam dan humas perwakilan dari channel YouTube Malam Mencekam, akan menyampaikan seluruh permohonan maaf kami yang sebesar-besarnya kepada mas Ferry Irwandi atas video kami yang berjudul ‘Santet Hadiah Satu Buah Mobil Alphard Saya Jawab Di Sini, Kisah Mantan Dukun Santet dan Pesugihan Ria Puspita’ yang tayang pada 14 November 2024. Dimana konten video tersebut menyinggung dan membuat tidak nyaman. Sebagai bentuk tanggung jawab, saat ini kami sudah mentake down video tersebut,” Ucap Ei, Host Malam Mencekam dalam videonya.
Kemudian, video dilanjutkan dengan wanita yang mengaku sebagai Humas membenarkan pernyataan Ferry untuk menghimbau masyarakat agar berobat pada pihak medis jauh lebih baik, daripada menduga-duga penyakit tersebut adalah kiriman benda ghaib.
Video klarifikasi ini Ferry bagikan melalui cuitan di media sosial X/Twitternya @irwndfrry pada Kamis (16/11) malam.
“Mereka gue kasih 2 opsi : 1. Santet gue, mereka gak bakal gue perkarain, gue kasih alphard pula + 1 miliar pula. Bebas 2. Minta maaf ke publik karena udah ngebodoh2in orang dan edukasi masyarakat untuk berobat ke tenaga profesional Mereka pilih yang kedua,” tulis Ferry.
Cuitan tersebut langsung viral hingga telah dilihat lebih dari 10,8juta pengguna X/Twitter. Warganet memberikan berbagai tanggapan atas perjalanan panjang Ferry dalam membuktikan santet tidak nyata.
“Brantas dukun sukses. next tolong bang brantas pungli masyarakat berkedok tukang parkir, terlalu bodoh profesi itu dan meresahkan. lets make a new concept of brantas kebodohan dan hal tolol di Indonesia,” @Bri***
Baca Juga: Ernando Ari Beri Dukungan dan Prediksi untuk Timnas Indonesia Lawan Arab Saudi
“Sampe skrg gw masih gak habis fikri knp dukun tu di sebut org pinter, padahal gak pnh dukun bikin tesis ato disertasi. Berarti yg datang dan percaya tu dukun org bodoh,” @Hat***
“Sejak dzawin, kemudian disusul bg ferry share soal beginian, aku jadi gapernah lagi takut sm yg namanya setan, pulang malem pun lebih takut ke begal. mau lewat 10 makam jg w berani-berani aja. menurutku emg harus ada yg ngeberantas yg beginian udah,” @sat*** (ang/jay)
Editor : Jay Wijayanto