Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Pasutri di Bogor Dapat Hadiah Umroh Gratis karena Ngajar Ngaji Selama 10 Tahun Tanpa Minta Upah Meskipun Anaknya Harus Makan 2 Kali Sehari

Jay Wijayanto • Selasa, 19 November 2024 | 23:53 WIB
Tangkapan layar video pasutri guru ngaji gratis selama 10 tahun dapat hadiah umroh gratis.
Tangkapan layar video pasutri guru ngaji gratis selama 10 tahun dapat hadiah umroh gratis.

RADAR SURABAYA – Pasangan suami istri (pasutri) yang kerap dipanggil Abi dan Umi Rajib telah menuai apa yang selama ini mereka tabur.

Keduanya telah mengajar mengaji anak-anak kampung di Jalan Gadok Kaler Sukajadi, Tamansari, Kabupaten Bogor, tanpa meminta upah sepeser pun selama 10 tahun.

Perbuatan baik mereka dibalas dengan hadiah umroh gratis yang diberikan oleh para donatur.

Kisah inspiratif pasutri ini menjadi viral di media sosial setelah konten kreator Abi Fatimah Fahira mengunggah video kunjungannya ke rumah pasutri yang kala itu keduanya tengah mengajar mengaji.

Unggahan video tersebut juga ditambahi keterangan pekerjaan Abi sebagai tukang urut keliling sambil memelihara kambing milik sendiri dan milik orang lain. Sementara Umi berjualan bedak keliling.

Pasutri ini telah mengajar mengaji selama 10 tahun tanpa meminta bayaran sama sekali dengan total jumlah murid sekitar 30 anak. Salah satu murid mengaku bahwa Abi dan Umi tidak hanya mengajarkan mereka mengaji, tetapi juga bersedekah.

“Umi dan Abi telah mengajarkan kami tanpa pamrih. Bukan hanya diajar ngaji, tapi kami juga diajarkan cara bersedekah, jadi orang baik, dan tidak berkata kasar,” ujar salah satu murid dalam unggahan video di akun @abi_fatimah_fahira.

Abi dan Umi memiliki tiga orang anak. Anak pertama bernama Rajib tinggal di pondok pesantren sementara dua anak lainnya tinggal di rumah.

Mereka mengajar mengaji tanpa pamrih meskipun kesulitan membayar uang SPP pondok putranya hingga menunggak 3 bulan.

Bahkan, mereka meminta kepada pengurus pondok untuk memberi makan anaknya 2 kali saja dalam sehari asalkan anaknya masih bisa mondok hingga mereka mendapatkan uang untuk pelunasan SPP.

Ketika ditanya mengapa mau mengajar mengaji anak-anak secara gratis, Abi mengaku bahwa niatnya hanya ingin mengajar mengaji. Dia sudah merasa bersyukur jika anak-anak di kampungnya mau mengaji tanpa paksaan. “Mereka mau mengaji saja sudah alhamdulillah,” ungkap Abi.

Abi Fatimah menyerahkan sembako, uang untuk pelunasan SPP, dan dua ekor kambing dari para donatur Jumat Berkah yang rutin dia buka.

Tidak hanya itu, pasutri ini juga mendapatkan hadiah umroh gratis dari open donasi yang dibuka oleh Abi Fatimah dan bisaumroh.

Abi Fatimah bersama Ustadz Erwin kembali mendatangi kediaman Abi dan Umi Rajib untuk memberikan biaya pendidikan sebesar Rp10 juta untuk anak pertamanya di pondok, 25 Al-Qur’an, uang saku umroh total senilai Rp7 juta, dan hadiah umroh gratis dari para donatur.

Abi dan Umi Rajib dijadwalkan berangkat umroh pada 8 Desember 2024 bersama Abi Fatimah.

“Sepuluh tahun perjuangan Abi dan Umi dibayarkan dengan ini (umroh) pun enggak akan sebanding,” ucap Ustad Erwin.

Kisah inspiratif pasutri mengajar mengaji selama 10 tahun tanpa upah ini menjadi viral di media sosial dan menyentuh hati para netizen.

“MasyaAllah rejeki sudah tertakar dan tidak akan tertukar. Barakallah untuk yang ngasih hadiah umroh,” tulis akun @okt***

“Selamat Pak Bu, sampean sudah dapet tiket VVIP menuju surga firdaus nantinya,” tulis akun @_gal***

“Bukan diri sendiri yang menentukan, namun Allah Subhana wata’ala sendiri yg memampukan dan mengundang para tamu2nya untuk datang ke istananya MashaAllah. Bayangkan betapa banyak orang yang mampu namun belum digerakkan hatinya oleh Allah untuk datang ke sana,” tulis akun @yan***

“Bukti keikhlasan dibayarkan oleh Tuhan langsung. Teruskan dan semangat lagi berdakwah menyebar luas agama Islam ya Pak Bu,” tulis akun @poe*** (sas/jay)

 

Editor : Jay Wijayanto
#UMi #pasutri #mengajar mengaji gratis #ABI