Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Paul Munster Puas dengan Tiga Poin, Andhika Jadi Penyelamat Gawang Persebaya

Rahmat Sudrajat • Minggu, 3 November 2024 | 04:33 WIB
BERUSAHA MAKSIMAL: Para pemain Persebaya Surabaya berusaha untuk melakukan serangan di pertahanan PSIS. Hasil ini membuat Persebaya menang dengan skor 0-1 di Stadion I Wayan Dipta Gianyar Bali, Sabtu
BERUSAHA MAKSIMAL: Para pemain Persebaya Surabaya berusaha untuk melakukan serangan di pertahanan PSIS. Hasil ini membuat Persebaya menang dengan skor 0-1 di Stadion I Wayan Dipta Gianyar Bali, Sabtu

RADAR SURABAYA– Persebaya Surabaya akhirnya berhasil meraih kemenangan penting saat menghadapi PSIS Semarang dengan skor tipis 0-1 di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.

Kemenangan ini membuat Persebaya sempat memimpin klasemen sementara Liga 1 dengan koleksi 21 poin, namun beberapa jam kemudian digeser Borneo FC Samarinda yang menang tipis 1-0 atas Dewa United.

Meski PSIS Semarang mendominasi permainan, dengan penguasaan bola mencapai 55 persen, Persebaya berhasil menunjukkan mentalitas juang yang kuat.

Persebaya mencatatkan 14 peluang tembakan yang mengancam gawang PSIS, meski tertekan di sepanjang laga.

Pelatih Persebaya, Paul Munster, mengaku puas dengan hasil ini. Menurutnya, PSIS tampil menekan terutama di babak kedua, namun Persebaya tetap mampu mengamankan kemenangan.

"Saya pikir di babak pertama kami bermain sangat baik. Kami mencoba mencetak gol, dan berhasil melakukannya.

Di babak kedua, kami mencoba menekan untuk mencetak gol tambahan dan menurut saya, kami bermain dengan sangat baik," ujar Munster pada Sabtu (2/11).

Bagi Munster, kemenangan adalah hal terpenting, meskipun beberapa peluang emas sempat terlewatkan. "Yang paling penting adalah tiga poin," tambahnya.

Munster juga memberi apresiasi kepada kiper Persebaya, Andhika Ramadhani, yang tampil gemilang menggantikan Ernando Ari yang absen karena cedera.

Andhika berhasil menjaga gawang Persebaya tetap steril dari kebobolan.

"Andhika sangat membantu kami dengan clean sheet dalam pertandingan ini. Saya berharap dia bisa terus tampil aman karena perannya sangat penting," puji Munster.

Kerja sama tim, menurut Munster, adalah kunci keberhasilan di Liga 1, di mana setiap pertandingan selalu berat, baik melawan tim papan atas maupun papan bawah.

"Setiap laga di Liga 1 itu sulit, entah melawan tim papan atas atau bawah. Kami harus berjuang keras sampai akhir untuk tetap berada di jalur juara," tegasnya.

Di sisi lain, kiper Persebaya, Andhika Ramadhani, juga mengakui bahwa pertandingan melawan PSIS bukanlah laga yang mudah, terutama di babak kedua. "Ini pertandingan yang sangat berat, terutama di babak kedua," ungkap Andhika.

Dalam laga ini, Andhika melakukan beberapa penyelamatan penting, termasuk menghalau tendangan keras Gali Freitas dari luar kotak penalti dan memanfaatkan peluang emas pada menit ke-66 yang terbuang percuma oleh Boubakary Diarra karena tendangannya melambung di atas gawang. "Hasil ini adalah buah kerja keras semua rekan-rekan di tim," tutup Andhika.(rmt)

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#liga 1 #Andhika Ramadhani #PSIS vs Persebaya #liga indonesia #paul munster