Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Anggur Shine Muscat yang Beredar di Indonesia Dipastikan Aman Dikonsumsi

Nurista Purnamasari • Kamis, 31 Oktober 2024 | 22:54 WIB
Berdasarkan hasil uji laboratorium Bapanas, Anggur Shine Muscat yang masuk ke Indonesia aman dikonsumsi.
Berdasarkan hasil uji laboratorium Bapanas, Anggur Shine Muscat yang masuk ke Indonesia aman dikonsumsi.

RADAR SURABAYA – Dalam beberapa hari ini, Anggur Shine Muscat tengah menjadi perbincangan.

Hal ini terkait temuan adanya residu pestisida yang melebihi batas aman yang diselidiki laboratorium di Thailand.

Dari temuan tersebut membuat anggur asal Tiongkok tersebut menuai keresahan konsumen, kabar tersebut juga membuat banyak kerugian bagi para penjual.

Di Indonesia sendiri, anggur Shine Muscat menjadi salah satu buah premium yang cukup diminati oleh masyarakat, pasalnya anggur itu memiliki rasa manis dan tidak memiliki biji.

Selain itu buah anggur juga mengandung antioksidan yang baik bagi kesehatan tubuh.

Dalam laporan terbarunya, Badan Pangan Nasional (Bapanas) memastikan pangan segar yang diedarkan di Indonesia aman. Hal ini mengacu pemantauan dan tindak lanjut berdasarkan UU Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan.

Dalam hal ini Bapanas membutuhkan dua cara untuk penerbitan perizinan serta pengawasan di peredaran.

Pertama, Badan Pangan Nasional akan melakukan uji lab terhadap pangan segar kemasan sebelum sampai di tangan konsumen.

“Setiap pangan segar terkemas yang telah diterbitkan izin edarnya, memiliki certificate of analysis/hasil uji lab sehingga dinyatakan aman” tulis Bapanas dalam artikel resminya.

Kedua, Bapanas bersama otoritas kompeten keamanan pangan daerah (OKKPD) akan secara rutin melakukan pengawasan pangan yang telah beredar di pasaran.

“Terkait dengan pengawasan di peredaran, Badan Pangan Nasional bersama dengan dinas urusan pangan selaku OKKPD telah melakukan pengawasan rutin di peredaran yang telah dilaporkan melalui Sistem Informasi PSAT (Pangan Segar Asal Tumbuhan)," tutur Badan Pangan Nasional.

Bapanas juga menuturkan hasil uji lab buah anggur yang telah beredar dari tahun 2023 dan 2024 masih dalam batas aman untuk dikonsumsi.             

“Dari hasil sampling yang dilakukan di tahun 2023 dan 2024, menunjukkan anggur yang beredar di bawah ambang batas BMR (Batas Maksimum Residu)," tulis Bapanas.

Meski dinyatakan aman, namun pihak Bapanas akan melakukan investigasi lebih lanjut terhadap anggur Shine Muscat yang beredar.

Proses investigasi akan meliputi proses sampling dan pengujian laboratorium.

Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen bapanas dalam memastikan pangan yang beredar di Indonesia aman untuk dikonsumsi.

Bapanas juga mengimbau kepada masyarakat untuk selalu memperhatikan label kemasan yang tertera dan memastikan kesegaran buah sebelum membeli.

Hal ini sejalan dengan terbitnya peraturan Badan Pangan Nasional No 1 tahun 2023 tentang label pangan segar, Badan Pangan Nasional juga mewajibkan adanya informasi diperlukan untuk menjamin pangan segar tersebut aman dikonsumsi.

Pada buah anggur, Badan Pangan Nasional mewajibkan untuk mencantumkan petunjuk penyajian berupa ‘cuci sebelum dikonsumsi’.

Pencucian tersebut sangat penting untuk mengurangi risiko adanya residu atau cemaran lain yang masih tertinggal di permukaan buah. (jpc/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#Tiongkok #Bapanas #thailand #anggur shine muscat #hasil uji lab