RADAR SURABAYA – Media sosial dihebohkan dengan kisah seorang wanita asal Malaysia yang merawat suaminya yang lumpuh selama enam tahun, tetapi malah diceraikan setelah sang suami sembuh dan menikah dengan wanita lain.
Wanita tersebut adalah Nurul Syazwani. Dia mendokumentasikan kehidupannya selama merawat sang suami di akun Facebook miliknya.
Diketahui sang suami mengalami kelumpuhan gegara kecelakaan mobil di tahun 2018.
Nurul membagikan momen dirinya merawat sang suami seperti memberi makan melalui selang nasogastrik, mengganti popok dan membantunya mandi.
Kisah pengorbanan Nurul pun menjadi viral hingga ia mendapat 32 ribu penggemar di Facebook.
Setelah enam tahun merawat sang suami hingga bisa kembali berjalan, Nurul malah diceraikan karena sang suami menikah dengan wanita lain.
Nurul pun memberikan ucapan selamat atas pernikahan mantan suaminya dalam unggahan di Facebook itu.
“Selamat untuk suamiku, aku harap kamu bahagia dengan orang yang kamu pilih. Aifa Aizam (sang istri baru suami), tolong jaga dia dengan baik seperti yang aku lakukan. Saya sudah selesai dengannya, sekarang giliranmu untuk mengambil alih,” tulis Nurul dalam unggahan yang kini telah dihapus.
Nurul juga menambahkan momen dimana dirinya begitu merasa takut kehilangan sang suami maupun saat dirinya menjadi stres karena harus merawat anak dan suaminya yang sakit.
“Saat itu, saya sangat takut setiap kali ia batuk. Saya melakukan rehabilitasi untuknya setiap hari, dan keluarga saya datang untuk membantu setiap hari agar saya dapat beristirahat. Saya sering membeli sendiri kebutuhan untuk anak-anak dan suami saya, yang sangat membuat stres,” tambahnya.
Para penggemar yang mengikuti kisah mereka di Facebook tentu tidak terima dan kecewa akan keputusan sang suami yang meninggalkan Nurul demi menikahi wanita lain.
Namun, Nurul menegaskan bahwa mantan suaminya telah menjalankan tanggung jawab dengan baik dan meminta orang-orang untuk berhenti mengkritik mantan suami dan istri barunya.
“Assalamualaikum. Saya minta maaf semua. Saya perlu masa tenang. Perlu kalian ketahui, suami telah menjalankan tanggung jawab dengan baik dan saya juga telah melakukan yang terbaik untuk rumah tangga kami. Jodoh, rejeki, dan ajal telah ditetapkan Allah, dan Allah sudah tetapkan jodoh kami secepat itu. Ujian ini bukan hanya untuk saya tapi dia juga. Mohon jangan kecam dia karena setiap yang terjadi pasti ada hikmahnya,” tulisnya.
Nurul juga menambahkan bahwa proses perceraiannya telah resmi selesai pada Minggu (6/10) dan keduanya telah sepakat menjalankan tanggung jawab untuk fokus membesarkan anak mereka.
Dia berpesan bahwa peristiwa yang terjadi padanya semoga dapat menjadi pelajaran kepada orang lain. Sekaligus, Nurul meminta doa yang terbaik untuk dirinya dan sang putri, anak tunggalnya.
“Bismillah. Niatkan yang baik-baik, ucapkan yang baik-baik, lihat yang baik-baik, dengar yang baik-baik, dan pikir yang baik-baik. Jalani saja prosesnya, semoga yang baik-baik juga mengiringi kita semua,” tulisnya di unggahan terbaru yang memperlihatkan fotonya dengan sang putri, Selasa (29/10). (sas/jay)
Editor : Jay Wijayanto